Shesar Berpeluang Jumpa Chico di Semifinal Spain Masters
Jumat, 21 Mei 2021 13:24:44
Majalahbulutangkis.com- Dua tunggal putra andalan Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito dan Chico Aura Dwi Wardoyo membuka peluang saling berhadapan dengan di babak semifinal ajang bulutangkis Spain Masters 2021 Super 300 di Huelva, Spanyol.
Pertemuan dua atlet Pelatnas PBSI tersebut dimungkinkan terjadi dengan catatan keduanya mampu mengatasi lawan mereka masing-masing di babak perempat final yang berlangsung Jumat malam ini (21/5).
Menurut jadwal, Shesar yang menempati unggulan teratas turnamen berhadiah total 140.000 dolar AS ini di babak 8 Besar akan diuji pemain muda Malaysia, Cheam Jun Wei. Sedangkan Chico akan menantang unggulan keenam asal Brasil, Ygor Coelho.
Sebelumnya di putaran kedua Kamis kemarin, Shesar masih belum menemui kesulitan berarti untuk menyisihkan Max Weisskirchen (Jerman) dua game langsung 21-15, 21-17.
Sebaliknya Chico harus kerja keras selama tiga game sebelum mengalahkan pemain asal Belanda, Joran Kweekel 20-22, 21-11, 21-13.
"Di gim pertama saya mainnya terlalu mengikuti polanya dia. Temponya terlalu lambat jadi ke lawan lebih enak. Di gim kedua dan ketiga saya mencoba untuk menaikkan tempo biar bisa mengontrol pertandingan. Akhirnya bisa masuk ke pola permainan saya. Jadi lebih inisiatif untuk menyerang," ungkap Chico.
Sudah tiba di perempatfinal, Chico merasa belum puas dengan permainannya. Dia bertekad terus memperbaiki di pertandingan selanjutnya.
"Saya merasa belum puas dengan hasil ini juga dari segi permainan. Besok coba main lebih maksimal lagi, lebih fokus lagi," ujar pemain kelahiran Jayapura, 15 Juni 1998.
Sementara itu, di nomor tunggal putri pertarungan dua andalan Indonesia akhirnya dimenangkan oleh Putri Kusuma Wardani. Usai bertarung tiga game selama 63 menit Putri sukse menyingkirkan seniornya Ruselli Hartawan 21-14, 16-21, 21-15.
"Hari ini cukup melelahkan dan menegangkan. Ruselli bermain bagus dan susah dimatikan. Tetapi Alhamdulillah saya bisa menang," ujar Putri.
"Gim pertama pola saya sudah pas. Bermain cepat dan tidak melakukan kesalahan sendiri. Gim kedua saya agak mengendurkan permainan, jadi keduluan dan tertekan terus terutama di bola depan. Di gim penentuan saya mencoba kembali ke pola dan ritme saya. Kunci kemenangan hari ini adalah memegang bola depan dan bermain lebih tenang," jelas Putri.
Pengaruh sudah menjajal lapangan pertandingan sejak babak 32 besar kemarin juga disebutkan Putri sebagai salah satu faktor pendukung kemenangannya.
"Sudah bermain kemarin, sangat menguntungkan saya. Saya jadi bisa main lebih enak dan feelingnya sudah dapat," ucap Putri.
Di perempat final Putri akan menantang unggulan keempat asal Belgia, Lianne Tan. Sebelumnya pemain peringkat 38 BWF tersebut mengalahkan Yaelle Hoyaux (Prancis) dalam laga tiga game 21-7, 23-25, 21-13. (MB-01)
Baca Juga
- China Open 2019: Tiga Ganda Putra Terbaik Indonesia Ke 8 Besar
- Blibli.com Superliga Junior 2018: Piala Susy Susanti Diboyong Putri Exist
- SEA Games 2021: Tim Putra Indonesia Harus Puas Dengan Medali Perunggu
- Djarum Sirnas Seri I : Sukses Di Purwokerto, Krishna Lanjut Ke Vietnam
- Malaysia Open 2022: Ngeri! Sebegini Hebatnya Lawan Leo/Daniel Di Babak I