China Open 2019: Tiga Ganda Putra Terbaik Indonesia ke 8 Besar

Jumat, 20 September 2019 07:42:24

 

Majalahbulutangkis.com- Tiga pasangan ganda putra Indonesia memastikan tempatnya di babak perempat final ajang bulutangkis Victor China Open 2019 di Changzhou, Tiongkok. Mereka masing-masing pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan, serta Fajar Alfian/Rian Ardianto. Satu-satunya yang kandas adalah pasangan Wahyu Nayaka/Ade Yusuf.

Tiket pertama diraih Fajar/Rian yang menempati unggulan ketujuh. Di babak kedua Kamis (19/9), mereka sukses mengalahkan pasangan  wakil Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han, dengan skor 21-19, 21-19.

Meskipun menang dua game langsung, namun Fajar/Rian mengaku masih belum puas dengan penampilan mereka karena mereka masih banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama di saat-saat kritis.

"Lawan hari ini bermain bagus, lebih bagus dibanding pertemuan kami sebelumnya di Japan Open 2019. Mereka tidak gampang dimatikan dan kami sudah unggul beberapa poin tapi masih banyak error yang nggak perlu. Harusnya kami bisa jaga keunggulan, bola yang harusnya nggak mati malah mati," kata Fajar soal pertandingan.

"Memang tadi sudah unggul tapi masih banyak mati sendiri. Kami mencoba coba untuk fokus terus, nggak mikirin menang-kalah dulu, tetap fokus, jangan sampai mati sendiri," tambah Rian.

Di babak perempat final Jumat (20/9), Fajar/Rian akan bertemu dengan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dari Jepang. Saat ini rekor pertemuan 5-3 untuk keunggulan Kamura/Sonoda.

Tiket kedua diraih Kevin/Marcus yang berhasil membalas kekalahan mereka dari Choi Solgyu/Seo Seung Jae yang terjadi di babak pertama World Championships 2019 di Basel, Agustus lalu. Di pertemuan kali ini Kevin/Marcus menang dengan skor 22-20, 18-21, 23-21.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Kevin/Marcus memang dipaksa kerja keras menghadapi Choi/Seo. Dari awal, kedua pasangan sudah saling berkejaran angka. Hingga game ketiga, permainan diwarnai dengan adu setting.

"Lawan memang bermain bagus, mereka punya serangan yang tajam, kami sering berada di bawah tekanan," komentar Kevin soal pertandingan.

"Hari ini kami banyak dapat lucky point di akhir-akhir. Memang tidak mudah melawan mereka, poinnya pun hampir mirip dengan di pertemuan sebelumnya," tambah Marcus.

Tampil lebih tenang menjadi kunci kemenangan Kevin/Marcus dalam duel kali ini. Di saat-saat setting, Kevin/Marcus lebih mengatur permainan namun tetap tampil agresif.

"Di poin-poin akhir, kami lebih tenang, nggak banyak melakukan kesalahan sendiri. Kami tetap menjaga fokus terus," ujar Kevin.

"Pasangan Korea ini permainan no lob-nya bagus, saat kami menyerang pun mereka sudah siap. Mainnya juga safe, nggak gampang mati sendiri," kata Marcus.

Di perempat final Kevin/Marcus akan ditantang pasangan senior Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong.

Perjuangan keras juga dijalani Ahsan/Hendra saat berhadapan dengan pasangan Jepang, Yuki Kaneko/Takuto Inoue. Sempat kehilangan game pertama, Ahsan/Hendra akhirnya menang 18-21, 21-17, 21-16.

Di perempat final Ahsan/Hendra yang menempati unggulan kedua akan ditantang pasangan Jepang lainnya yang menempati unggulan kelima, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

Sementara langkah Wahyu Nayaka/Ade Yusuf harus terhenti usai dikalahkan pasangan terbaik tuan rumah Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen 21-19, 14-21, 13-21. (MB-01)