Blibli.com Superliga Junior 2018: Piala Susy Susanti Diboyong Putri Exist

Senin, 22 Oktober 2018 21:51:20

 

Majalahbulutangkis.com- Piala Susy Susanti yang diperebutkan di nomor beregu putri KU-19 tahun di ajang Blibli.com Superliga Junior 2018 akhirnya berpindah tangan. Jika tahun lalu jadi milik PB.Jaya Raya, kali ini direbut oleh pasukan putri PB.Exist Jakarta.

Dalam laga final yang berlangsung dramatis di GOR Djarum, Magelang, Minggu malam (21/10), tim putri Exist berhasil mengalahkan tim favorit PB.Djarum Kudus dengan skor tipis 3-2.

Kemenangan tim putri Exist seluruhnya dicatat dari nomor tunggal, sedangkan dua partai di nomor ganda seluruhnya dimenangkan oleh pasangan Djarum. Tim yang bermarkas di Kudus ini memang memiliki dua pasangan tangguh, Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto serta Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Duet Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto menyumbang angka bagi Djarum setelah mengalahkan pasangan  Nita Violina Marwah/Putri Syaikah Ulima Hidayat 14-21, 21-17, dan 21-18. Sedangkan Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti menang atas Melani Mamahit/Nur Aisyah dengan 21-17 dan 21-11.

Sementara itu tiga kekalahan PB Djarum harus diterima oleh seluruh wakilnya di nomor tunggal. Pertama yaitu Desima Aqmar Syarafina, kemudian tunggal kedua Savira Sandradewi, dan Virginia Sarce Runtukahu. Mereka  belum berhasil menang dari lawan-lawannya.

Desima kalah atas Putri Kusuma Wardani dengan 8-21 dan 15-21. Berikutnya Savira kalah dari Yasnita Enggira Setiawan dengan 15-21 dan 17-21. Di partai kelima yang menjadi laga penentuan Virginia takluk di tangan Hana Sri Najilah dengan 19-21 dan 19-21.

Kesedihan pun tentunya dirasakan oleh seluruh atlet putri U-19 PB Djarum. Salah satunya yaitu Fadia. Ia menyesalkan kekalahan bagi timnya di final kali ini. Terlebih lagi ini menjadi yang terakhir kalinya Fadia membela PB Djarum di ajang turnamen beregu ini.

“Tentunya sedih karena belum berhasil juga juara. Ditambah lagi ini menjadi yang terakhir kalinya bagi saya bermain di Superliga Junior kali ini. soalnya tahun depan saya sudah naik ke level dewasa. Tetapi saya tetap bangga dengan hasil ini, karena bagaimana pun seluruh tim sudah berusaha menampilkan seluruh kemampuannya,” papar Fadia.

"Semoga tahun depan meskipun saya sudah tidak main lagi, saya berharap junior-junior saya bisa merebut piala Susy Susanti," tutup Fadia.

Sementara manager tim PB.Exist, Alvin Wijaya mengakui hasil ini memang sudah seperti yang diperkirakan. Menurutnya Djarum memiliki kekuatan di nomor ganda yang merata, karena itu timnya bertekad mencuri kemenangan di nomor tunggal.

"Yang mengejutkan adalah di partai kelima ketika Hana berhasil mengalahkan Grace. Padahal pada dua pertemuan sebelumnya Hana belum pernah menang melawan Grace," ujar Alvin. (Daryadi)