WJC 2019: Tunggal Putra-Putri Indonesia Lolos ke 16 Besar
Kamis, 10 Oktober 2019 07:08:40
Majalahbulutangkis.com- Tiga wakil tunggal putri andalan Indonesia melaju ke babak 16 besar nomor perorangan World Junior Championships 2019 yang digelar di Kazan, Rusia. Mereka masing-masing Putri Kusuma Wardani, Yasnita Enggira Setiawan, serta Stephanie Widjaya.
Putri menjadi wakil Merah Putih yang lolos setelah sebelumnya menang mudah atas Amy Tan (Belanda) dua game langsung 21-12, 21-7, Rabu (9/10). Menyusul Yasnita Enggira Setiawan mengekor langkah Putri dengan menundukkan wakil Denmark, Frederikke Lund, lewat permainan tiga game, 18-21, 21-9, 21-8. Wakil ketiga yang lolos adalah Stephanie Widjaja usai menang dari Rachel Chan (Kanada), dengan skor 19-21, 21-18, 21-12.
"Di game pertama saya kehilangan fokus, padahal sudah unggul jauh. Saya juga masih kurang yakin di game pertama, dia pukulan-pukulannya cukup bagus," kata Stephanie usai pertandingan.
"Tapi di game kedua saya coba lagi, saya lihat pergerakan lawan agak susah kalau ritme mainnya cepat, jadi saya ajak main cepat. Pada game kedua, saya main lebih tenang dan nothing to lose saja. Yang paling penting itu jaga fokusnya, kadang fokusnya hilang mungkin karena tegang di lapangan," lanjut Stephanie.
Pada perebutan tiket perempat final, Stephanie akan bertemu dengan Vivien Sandorhazi dari Hungaria. Fokus di lapangan menjadi hal utama yang harus diperhatikan Stephanie dalam laga besok.
Sementara di sektor tunggal putra, kubu Merah Putih masih menyisakan dua wakilnya di babak 16 Besar, masing-masing Bobby Setiabudi dan Yonathan Ramlie. Sebelumnya Bobby menyisihkan Kim Tae Rim (Korea) dalam laga tiga game 21-17, 15-21, 21-13. Sedangkan Yonathan Ramlie menundukkan Enrico Baroni (Italia) juga dalam laga tiga game 18-21, 21-8, 21-13.
Sayangnya langkah Bobby dan Yonathan tak diikuti rekannya Christian Adinata yang harus mengakui keunggulan lawannya di babak keempat nomor perorangan World Junior Championships 2019. Tunggal putra Indonesia unggulan kedelapan ini dikalahkan Lin Kuan-Ting asal Taiwan dalam permainan tiga game 22-20, 16-21, 17-21.
Menang di game pertama, Christian kembali memimpin di game kedua dengan unggul jauh 11-4. Akan tetapi, ia kehilangan delapan poin beruntun dan jadi balik tertinggal 11-12.
“Saat itu fokus saya jadi hilang, saya tidak bisa mengendalikan permainan. Lawan punya serangan yang bagus dan dia tidak gampang menyerah, pertahanannya cukup alot,” kata Christian.
Terhenti di babak awal WJC terakhirnya, Christian mengaku kecewa. Namun ia lebih memilih untuk fokus ke pertandingan-pertandingan selanjutnya.
“Kecewa pasti ada, karena saya berharap dapat hasil lebih baik dari ini, tapi saya sudah mencoba. Masih ada turnamen-turnamen lainnya. Saya belum berhasil di WJC, mudah-mudahan saya berhasil di turnamen yang lain,” ujar Christian. (MB-01)