[FINAL BATC 2022] Taklukkan Korsel, Tim Putri Indonesia Juara
Minggu, 20 Febuari 2022 12:58:36
Majalahbulutangkis.com- Tim putri Indonesia berhasil melewati target yang dibebankan kepada mereka di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2022.
Awalnya, Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan hanya ditargetkan menapak final. Kenyataannya, laskar Srikandi Pelatnas Cipayung ini justru menjadi juara.
Pada partai puncak di Setia City Convention Centre, Shah Alam, Selangor, Malaysia, Minggu (20/2), Grego dan kawan-kawan mampu menaklukkan Korea Selatan dengan skor 3-1.
Sebelumnya, di fase Grup Z, kedua tim telah bertemu. Namun, ketika itu, tim putri Indonesia hanya mampu menang 3-2.
Di final, Indonesia menurunkan komposisi pemain yang sama seperti di laga kedua Grup Z. Di sisi Korsel, ada sedikit perbedaan.
Di ganda kedua, Kim Min Ji berpasangan dengan Lee Seo Jin di fase grup. Di final, Park Min Jeong menggantikan posisi Seo Jin.
Toh, taktik Korsel terbukti gagal. Indonesia yang tetap memainkan Nita Violina Marwah/Lanny Tria Mayasari sebagai ganda kedua sekali lagi sukses menjadi pemenang.
Nita/Lanny menggerus Min Ji/Min Jeong 23-21, 21-11 yang sekaligus memastikan kemenangan 3-1 buat kubu Indonesia.
Indonesia unggul 1-0 lebih dulu lewat kemenangan Grego atas Sim Yujin 21-9, 21-10.
"Puji Tuhan hari ini bermain lebih baik dibanding saat ketemu Korea di penyisihan grup lalu. Yang lalu itu jauh lebih tegang dibanding yang sekarang. Karena tak terlalu tegang, saya bisa lebih rileks dan tetap dengan target dan tujuan untuk menang. Makanya mainnya bisa lepas," kata Grego dikutip dari rilis Tim Humas PBSI.
Korsel lantas menyamakan skor 1-1 setelah kemenangan ganda pertama mereka. Baek Ha Na/Seong Seung Yeon lagi-lagi mampu melebur Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Di fase grup, Ana/Tiwi takluk 20-22, 19-2, sedangkan di final mereka menyerah 15-21, 21-14, 14-21.
"Maaf kami belum bisa menyumbangkan angka. Rasanya sedih belum bisa menang. Saya dan Tiwi sebenarnya sudah berusaha tampil maksimal, tapi lawan memang lebih baik," kata Ana.
"Tadi gim ketiga, start kami lambat, juga kurang konsisten. Fokus jadi hilang. Sementara perubahan pola yang kami kembangkan, kurang menyulitkan lawan. Sebaliknya, malah mengenakkan lawan dalam menyerang," tambahnya.
Di partai ketiga, Indonesia kembali unggul. Putri Kusuma Wardani memberikan poin kedua yang membuat Indonesia memimpin 2-1. Putri membalas kekalahannya di fase grup dari Lee Se Yeon. Setelah kalah 15-21, 19-21 di fase grup, Putri mampu menang 21-10, 21-18 di final.
Dengan keunggulan 3-1, partai kelima, Stephanie Widjaja versus Lee Seo Jin, tak perlu dimainkan lagi.
Tim putri Indonesia berdiri sejajar dengan Tiongkok dan Jepang yang juga pernah menjuarai BATC. Tiongkok menjadi juara pada 2016. Sedangkan, Jepang menjadi kampiun dua kali, pada 2018 dan 2020.
Indonesia berpeluang menyandingkan gelar putri dan putra jika Chico Aura Dwi Wardoyo dan kawan-kawan mampu mengalahkan Malaysia pada final putra, Minggu sore.
HASIL FINAL PUTRI
INDONESIA VS KORSEL (3-1)
Gregoria Mariska Tunjung vs Sim Yujin 21-9, 2-10
Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi vs Baek Ha Na/Seong Seung Yeon 15-21, 21-14, 14-21
Putri Kusuma Wardani vs Lee Se Yeon 21-10, 21-18
Nita Violina Marwah/Lanny Tria Mayasari vs Kim Min Ji/Park Min Jeong 23-21, 21-11
Stephanie Widjaja vs Lee Seo Jin (tak dimainkan)
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI