The Daddies Melaju ke Perempat Final India Open 2022
Jumat, 14 Januari 2022 07:54:09
.jpg)
Majalahbulutangkis.com- Ganda putra senior andalan Indoneisia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan memastikan tempat ke babak perempat final di ajang bulutangkis Yonex-Sunrise India Terbuka 2022 yang digelar di K.D. Jadhav Indoor Hall, New Delhi.
Sukses The Daddies yang menempati unggulan pertama di turnamen BWF World Tour Super 500 berhadiah total 400 ribu US Dollar AS ini diperoleh setelah di putaran kedua Kamis (13/1) mengalahkan wakil tuan rumah, Bhaskar Chakraborty/Kapil Chaudhary lewat laga dua game 21-17, 21-9 dalam waktu 22 menit.
"Hari ini kami main lebih baik dari babak pertama lalu. Kami juga sudah lebih menyesuaikan diri dengan lapangan. Tidak ada kendala berarti," ungkap Hendra Setiawan usai laga.
Di laga perempat final Jumat petang WIB (14/1), The Daddies akan ditantang pasangan muda Norwegia, Torjus Flaatten/Vegard Rikheim. Ini adalah pertemuan pertama di antara kedua pasangan.
Di sisi lain suasana turnamen India Open yang menjadi agenda pembuka di musim 2022 sedikit mencekam menyusul ditemukannya beberapa pemain asal India yang terpapar Covid-19. Berdasarkan hasil tes yang dilakukan Selasa (11/1) sebanyak tujuh pemain tuan rumah dinyatakan positif Covid-19. Dua di antaranya adalah bintang India, Srikant Kidambi yang menempati unggulan teratas tunggal putra serta pemain ganda putri Ashwini Ponnapa.
Akibat dari terpaparnya para pemain tersebut sebanyak 11 laga di putaran kedua yang seharusnya berlangsung Kamis (13/1) terpaksa tidak dimainkan dan diberikan kemenangan tanpa tanding (WO) kepada lawannya.
Kejadian ini tak pelak ikut membuat cemas The Daddies dalam menjalani sisa laga yang akan berlangsung hingga Minggu (16/1) andaikan mereka melaju hingga ke final.
"Suasananya memang jadi lebih takut karena banyak yang positif Covid-19. Sekarang saya pasrah saja karena sudah di sini tapi tetap protokol kesehatannya dijaga seketat mungkin apalagi bila sedang di hall. Lebih banyak di kamar saja usai tanding bila tidak ada keperluan mendesak," terang pria kelahiran Pemalang, 25 Agustus 1984 itu. (MB-01)
Baca Juga
- [Swiss Open 2022] Tak Enak Badan Paksa Axelsen Mundur
- Juara China Open Fajar/Fikri Tepis Kebuntuan Gelar
- [Korea Masters 2022] Kodai Satu-satunya Finalis Non-Tiongkok Dan Korsel
- Ini Penjelasan PBSI Soal Keracunan Pemain Di Indonesia Masters 2022
- [All England 2022] Positif Covid-19, Jojo Batal Tampil?