[All England 2022] Positif Covid-19, Jojo Batal Tampil?

Jumat, 11 Maret 2022 14:23:37

 

Majalahbulutangkis.com- Kubu Indonesia tengah harap-harap cemas. Pemicunya adalah kondisi kesehatan Jonatan Christie. 

Tunggal putra yang akrab disapa Jojo ini terkonfirmasi terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan kini menjalani karantina di kamar hotel di Jerman. Hal itu diketahui dari hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan panitia German Open 2022 pada Kamis (10/3). 

Jojo melakukan pertandingan babak II atau 16 besar dan kalah dari pemain Thailand, Kunlavut Vitidsarn, pada Kamis sore waktu setempat. 

Saat itu, belum diketahui hasil tes positif terhadap Jojo. Tes PCR dilakukan pada pagi hari dan keluar pada sore hari. Namun, dalam kasus Jojo, hasil tes PCR baru didapat setelah pertandingan kontra Kunlavut. 

"Memang di Jerman ini, kami tim Indonesia karena vaksin pertama dan keduanya Sinovac jadi harus menjalani tes PCR dua hari sekali. Tes dilakukan pagi hari lalu hasilnya akan keluar sore hari," kata Irwansyah, pelatih pendamping tim Indonesia di German Open 2022, dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PBSI, Jumat (11/3) siang. 

"Saat pertandingan Jojo melawan Kunlavut dari Thailand hasil tes memang belum keluar. Baru setelah pertandingan, Jojo memberi kabar pada saya bahwa ia dinyatakan positif sementara tim yang lain hasilnya negatif," imbuhnya. 

Irwansyah menjelaskan Jojo terlihat sangat kelelahan pada game kedua kontra Kunlavut. Kondisi ini sangat jauh berbeda dari saat Jojo menggebuk Li Shi Feng di babak I atau 32 besar, Rabu (9/3). 

"Masuk game kedua, Jojo mengatakan bahwa ototnya kaku-kaku semua terutama di paha. Saat itu, saya agak kecewa juga karena ia bermain di bawah levelnya, berbeda saat bertanding melawan Shi Feng sehari sebelumnya," ucap Irwansyah. 

"Saya tak kepikiran ke positif Covid-19, tapi mungkin itu gejalanya. Apalagi Jojo juga di game kedua jadi sering sekali menghirup nafas panjang seperti habis fisiknya," lanjut pelatih kelahiran Medan, Sumatera Utara, 10 Juni 1974 itu. 

Jojo dan seluruh tim Indonesia dijadwalkan menjalani tes PCR lagi pada Sabtu (12/3). Jika masih dinyatakan positif, Jojo kemungkinan besar akan absen dari All England 2022 yang akan bergulir di Arena Birmingham, Birmingham, 16-20 Maret. 

"Saya berharap dan berdoa semoga hasil tes PCR besok bagus hasilnya. Mohon doa dari semua masyarakat Indonesia agar kami diberikan kesehatan dan kekuatan agar bisa berlaga di All England pekan depan," ungkap Irwansyah. 

Sempat ada kekhawatiran Anthony Sinisuka Ginting juga terpapar Covid-19 karena ia sekamar dengan Jojo. Pasalnya, kedua pemain ini mengeluhkan hal yang sama, yakni otot kaku. Bisa jadi ini yang membuat Ginting tak bisa bermain maksimal sehingga kalah dari Lakshya Sen. 

Untungnya hasil tes PCR Ginting memperlihatkan negatif. Namun, untuk pencegahan, Ginting sudah dipisah kamar dari Jojo. 

"Ginting ternyata juga mengeluhkan hal yang hampir sama saat bertanding. Ototnya kaku-kaku. Ini membuat saya sedikit tegang karena Jojo dan Ginting satu kamar. Tapi, hasil PCR Ginting negatif," kata Irwansyah.

"Saya belum banyak bisa evaluasi permainan karena ternyata kondisinya seperti ini. Kalau dari latihan dan persiapan mereka sudah sangat baik dan maksimal, tak ada kendala sama sekali," tutupnya. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI