Thalita Tantang An Se Young di Babak Kedua Kejuaraan Dunia
Selasa, 18 Agustus 2026 08:27:20
Majalahbulutangkis.com- Tunggal putri masa depan Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan akan menantang pemain nomor 1 dunia asal Korea, An Se Young di babak kedua Kejuaraan Dunia 2026 yang digelar di Indira Gandhi Complex, New Delhi, India.
Thalita merebut tiket ke babak kedua setelah di babak pertama Senin (17/8) berhasil mengalahkan pemain asal Peru, Ines Lucio Castillo dua game langsung 22-20, 21-7.
“Alhamdulillah tadi berjalan lancar pertandingannya. Meskipun tadi gim pertama masih menyesuaikan dengan lapangannya tapi gim kedua bisa menyesuaikan lebih cepat. Senang bisa bermain di Kejuaraan Dunia yang pastinya berbeda dengan pertandingan lain. Ini lebih bergengsi dan tadi beneran terasa tekanannya ke saya,” ujar Thalita usai laga.
Soal peluangnya melawan An Se Young, ia tak mau muluk-muluk dulu mengingat reputasi yang dimiliki bintang Korea tersebut memang tak perlu diragukan lagi.
“Senang juga akhirnya bisa satu lapangan dengan dia, jadi saya akan coba bermain dengan semaksimal mungkin,” tukas Thalita.
Selain Thalita di sektor tunggal putri kubu Indonesia juga diwakili Putri Kusuma Wardani. Unggulan keenam ini tak mendapat kesulitan berarti untuk mengatasi perlawanan pemain asal Filipina, De Guzman Mikaela Joy dua game langsung 21-12, 21-6.
“Pertama bersyukur tidak ada cedera apapun dan kedua untuk keseluruhan hari ini puas dengan mainnya, karena juga lawan sebenarnya cukup bagus. Dia lumayan ulet tapi memang kondisi di lapangan ada menang kalah angina,” ungkap Putri.
Di babak kedua Putri sudah ditunggu pemain asal Ceko, Petra Maixnerova. Sebelumnya Petra mengalahkan pemain asal Italila, Yasmine Hamza lewat laga tiga game 22-20, 16-21, 21-13.
“Berikutnya saya berharap fokus terus, konsistensi dan pikiran di lapangannya itu harus kuat. Saya berharap performa saya bisa seperti di Jepang Open kemarin. Tekanan pasti ada karena hasil baik tahun lalu. Pengennya di sini bisa ganti warna medali, tapi semua itu kan nggak gampang. Di tahun kemarin saya nggak mikir dan nggak menyangka juga bisa dapat medali, hanya bermain nothing to lose. Sekarang saya ingin nothing to lose dulu,” tutur anggota Polwan berpangkat Briptu ini. (dar)