[Swiss Open 2022] Redam Srikanth, Jojo Melenggang ke Partai Puncak
Minggu, 27 Maret 2022 01:27:44

Majalahbulutangkis.com- India telah memastikan satu tiket final tunggal putra Swiss Open 2022 melalui Prannoy Haseena Sunil Kumar.
Pemain berusia 29 tahun ini mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting dengan rubber game 21-19, 19-21, 21-18, pada semifinal di St. Jakobshalle, Basel, Sabtu (26/3).
All Indian final masih terbuka. Itu tentu bila Srikanth Kidambi mampu melewati hadangan Jonatan Christie pada semifinal, Minggu (27/3) dinihari WIB.
Di awal game pertama, permainan Jojo cukup menghkawatirkan. Pemain berusia 24 tahun ini dengan mudah tertinggal 6-11 di interval pertama.
Selepas itu, permainan Jojo juga belum bisa bangkit dan tercecer 9-15. Namun, momentum didapatkan Jojo. Peraih medali emas Asian Games 2018 ini mendulang lima poin untuk membuat skor 14-15.
Sayangnya, Srikanth bisa menjauh 18-14. Jojo masih bisa bangkit dan menyamakan skor 18-18. Namun, kali ini Srikanth tak membiarkan Jojo menambah poin dan menuntaskan pertandingan 21-18 dengan durasi 19 menit.
Di game kedua, Jojo bermain lebih rapi. Ini membuatnya bisa menguasai permainan sehingga unggul 11-5 di interval. Torehan Jojo makin tak terbendung dan melesat sampai tuntas 21-7 dalam tempo 15 menit.
Di game ketiga, terjadi perolehan poin yang rapat. Namun, itu cuma terjadi hingga skor 5-5. Jojo mampu menguasai keadaan dan memimpin 11-5 di interval.
Dari sini, Jojo tak terkejar lagi. Ia mengakhiri perlawanan Srikanth dengan kemenangan 21-13. Total waktu yang dihabiskan Jojo adalah 55 menit.
Kemenangan ini membuat skor pertemuan Jojo dan Srikanth menjadi imbang 4-4. Di final, Jojo berhadapan dengan Prannoy. Catatan pertemuan berpihak pada Jojo dengan 4-3. Ini bukan saja menjadi final pertama Jojo di Swiss Open, tapi juga final pertamanya sejak di French Open 2019 di mana ia dikalahkan oleh Chen Long.
Jojo menjadi tunggal putra pertama Indonesia yang menembus final Swiss Open sejak Simon Santoso melakukannya pada 2007. Simon gagal juara karena kalah dari pemain Tiongkok, Chen Jin.
(Indra)
Sumber foto: BWF