[Swiss Open 2022] Dua Ganda Putra Indonesia vs Dua Ganda Putra Malaysia di Semifinal

Sabtu, 26 Maret 2022 01:13:09

Majalahbulutangkis.com- Ganda putra Indonesia berhasil mengikuti kesuksesan tunggal putra yang meloloskan dua wakilnya di semifinal Swiss Open 2022 yang digelar Sabtu (26/3). 

Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting sama-sama berhasil mengatasi lawan-lawan mereka di perempat final, Jumat (25/3). 

Ganda putra Indonesia awalnya memiliki tiga wakil di babak delapan besar. Namun, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin harus mengakui keunggulan ganda Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dengan rubber game 18-21, 21-19, 12-21. 

Leo/Daniel gagal mengikuti jejak seniornya di Pelatnas Cipayung, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Unggulan keempat ini menghajar ganda Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, 21-12, 9-21, 22-20. 

Namun, di semifinal, Fajar/Rian mendapat lawan berat, yakni Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang menempati unggulan kedua dari Malaysia. Dalam head-to-head, Fajar/Rian tertinggal 0-3. 

Slot keempat atau terakhir sektor ganda putra Swiss Open di St. Jakobshalle, Basel, menjadi rebutan ganda Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan unggulan kelima dari Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. 

Pram/Yere awalnya seolah akan mudah mengalahkan Kim/Anders. Pasalnya, pada game pertama, ganda peringkat 23 dunia dari Indonesia ini menang relatif mudah. Hanya dalam tempo 14 menit, Pram/Yere mampu menang 21-17 atas peringkat 10 dunia tersebut. 

Ironisnya, di game kedua situasinya berbalik 180 derajat. Kim/Anders justru menang mudah 21-10 juga dengan durasi 14 menit. 

Di game penentuan, Pram/Yere tak mau kecolongan lagi seperti di awal game kedua. Mereka langsung memimpin 5-1. Kim/Anders sempat mendekat 3-5, tapi Prem/Yere tak memberi kesempatan lebih dekat dari itu. Skor 11-3 untuk Pram/Yere di interval.   

Selepas jeda, Pram/Yere makin panas sehingga memimpin makin jauh 15-6. Kim/Anders masih bisa mengoleksi tambahan delapan poin sebelum dituntaskan Pram/Yere dengan kemenangan 21-14. Total Pram/Yere membutuhkan waktu 46 menit.  

Di semifinal, Pram/Yere, satu-satunya ganda non-unggulan, berhadapan dengan unggulan kedelapan Goh/Nur. Belum ada pertemuan di antara kedua ganda ini. Yang pasti, Indonesia dan Malaysia kini sama-sama berpeluang membuat all Indonesian final atau all Malaysian final di sektor ganda putra pada Minggu (27/3). 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI