Singapore Open 2022: Ginting Jajal Ilmu Juara Dunia 2021 di Semifinal
Jumat, 15 Juli 2022 22:03:48
Majalahbulutangkis.com- Indonesia masih menjaga asa juara tunggal putra Singapore Open 2022 melalui Anthony Sinisuka Ginting. Pemain kelahiran Cimahi, Jawa Barat, ini sukses melewati perempat final yang dimainkan di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Jumat (15/7).
Ginting, yang menghuni ranking 6 dunia, memenangi pertemuan pertamanya kontra Ng Tze Yong. Pemain Malaysia berperingkat 47 dunia ini tak berdaya meladeni permainan cerdas Ginting. Pemain berusia 25 tahun ini dengan mudah menang 21-15, 21-12, dengan durasi 35 menit.
"Bersyukur bisa main bagus dan tak cedera. Dari pertama main, saya hanya mencoba lebih dulu untuk tak banyak melakukan kesalahan sendiri. Selain itu, saya juga lebih berinisiatif dan terus menekan dan menyerang, baik melalui tempo permainan maupun jenis pukulannya," kata Ginting dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Pola ini ternyata membuat lawan tak nyaman dan tak berkembang permainannya. Dengan pola permainan yang ternyata berhasil, maka terus saya terapkan dari awal sampai akhir untuk memenangi pertandingan.
"Untuk pertandingan semifinal, bersyukur saya bisa melangkah ke babak 4 besar. Besok masih ada match yang pasti lebih berat lagi. Saya harus mempersiapkan dengan baik. Semoga bisa memberikan permainan yang terbaik."
Ginting, yang diunggulkan di posisi keempat, memang wajib membuat persiapan lebih sempurna demi tampil hebat di semifinal, Sabtu (16/7). Pasalnya, ia akan menghadapi unggulan keenam, Loh Kean Yew. Jagoan tuan rumah ini telah dua kali mengalahkan Ginting, yakni di Indonesia Masters 2014 dan fase grup Piala Thomas 2022.
Loh melaju ke semifinal seusai mendepak Li Shi Feng dari Tiongkok, 21-15, 21-18, dalam waktu 49 menit. Itu kemenangan ke-25 Loh dari total 34 pertandingan yang dilakoninya sejauh ini di musim 2022.
Meski demikian, sejak menjadi juara dunia di Huelva, Spanyol, 19 Desember 2021, pemain berperingkat 9 dunia ini belum pernah berada di podium tertinggi lagi. Di 2022, capaian terbaik Loh menjadi runner-up di India Open dan nomor perorangan SEA Games 2021 yang digelar di Vietnam pada Mei 2022.
Namun, capaian Ginting jauh lebih buruk daripada Loh. Sejak menjuarai Indonesia Masters 2020, pemain berpostus 171 cm ini belum pernah lagi memakai mahkota juara. Capaian terbaiknya di 2022 bahkan hanya semifinalis Swiss Open dan Indonesia Masters.
Menariknya, Ginting dan Loh jadi dua pemain unggulan yang tersisa di babak 4 besar turnamen berlevel BWF World Tour Super 500 tersebut. Semifinal lainnya mempertemukan Zhao Jun Peng dari Tiongkok kontra wakil Jepang, Kodai Naraoka.
Zhao tampil hebat di Indonesia Open 2022. Pemain berperingkat 26 dunia ini merangsek hingga final sebelum dikalahkan oleh Viktor Axelsen. Zhao kini membidik final keduanya di musim 2022.
Bisa dibilang perjalanan Zhao ke semifinal Singapore Open 2022 tak mendapat rintangan berarti. Dari babak I, II, dan perempat final, ia mengalahkan pemain-pemain yang secara kualitas dan peringkat berada di bawahnya, yakni Khosit Phetpradab (Thailand/48), Brian Yang (Kanada/31), dan Nhat Nguyen (Republik Irlandia/42).
Peringkat Kodai (43) pun berada di bawah Zhao. Belum ada riwayat pertemuan di antara kedua pemain. Namun, Kodai, yang berpredikai runner-up Korea Masters 2022, diprediksi bakal memberikan perlawanan sengit kepada Zhao.
Kodai menaklukkan tiga lawan yang secara prestasi berada di atasnya, yakni Weng Hong Yang (juara Korea Open 2022), Jonatan Christie (juara Swiss Open 2022), dan H.S. Prannoy (juara Piala Thomas 2022 bersama tim India).
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI