Kerja Keras Gregoria Lewati Hadangan Nidaira
Kamis, 11 Januari 2024 08:40:24
Majalahbulutangkis.com- Tunggal putri terbaik Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung harus mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk mengatasi perlawanan Natsuki Nidaira dari Jepang di babak pertama Malaysia Open 2024.
Bertarung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (10/1), Gregoria, peringkat 7 BWF, akhirnya mampu mengungguli lawannya dalam permainan tiga game 20-22, 21-18, 21-14 melawan pemain peringkat 34 BWF tersebut.
"Di game pertama saya belum terlalu nyaman dengan pola permainan lawan karena dia punya pertahanan yang sangat bagus. Bahkan di game kedua pun masih bisa dibilang tidak cukup cepat untuk menguasai keadaan," kata Gregoria usai pertandingan.
Nidaira sejatinya bukan lawan baru buat Gregoria. Sebelumnya di pertama pebulutangkis binaan PB.Mutiara Bandung ini pernah mengalahkan Nidaira kendati sudah cukup lama yakni di Kejuaraan Yunior Asia 2016. Saat itu Gregoria juga kerja keras untuk mengalahkan Nidaira dalam laga tiga game 19-21, 24-22, 21-19.
"Saya mencoba mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri dan lebih tahan di relinya. Di game ketiga terlihat lawan mulai tidak enak dengan apa yang saya lakukan, itu jadi sangat menguntungkan. Saya memberikan apresiasi dan respect untuk dia atas usahanya sepanjang laga yang tidak menyerah untuk mengejar sampai benar-benar bolanya menyentuh karpet lapangan," Gregoria menambahkan.
Lolos dari hadangan Nidaira, di babak kedua Kamis (11/1), Gregoria akan diuji andalan Malaysia, Goh Jin Wei yang di babak pertama mengalahkan Sung Shuo Yun (China Taipei) 21-18, 21-11.
Ini adalah pertemuan ketujuh antara dua pemain yang sama-sama pernah menjadi juara di ajang Kejuaraan Dunia Yunior. Enam pertemuan sebelumnya mencatat rekor imbang 3-3. Namun dua pertemuan terakhir selalu dimenangkan Gregoria, dimana terakhir ia menang di Asian Games 2022 dengan skor meyakinkan 21-16, 21-12.
Menyoal target, Gregoria punya ambisi bisa bermain lebih baik dan rileks dari musim sebelumnya.
"Pastinya karena tahun ini tahun yang penting, tahunnya Olimpiade, motivasi saya untuk membuktikan ke diri sendiri pastinya lebih," ucapnya.
"Melihat penampilan saya di tahun sebelumnya yang cukup baik dan saya tidak mau sampai di situ saja jadi saya mau bawa kerja yang lebih lagi tapi dengan tenang, dengan rileks," kata Gregoria.
Sayangnya jejak Gregoria tak diikuti rekannya Putri Kusuma Wardhani. Pemain peringkat 32 BWF ini langsung tersingkir usai kalah dari unggulan kedelapan Han Yue (China) dua game langsung 11-21, 13-21. (dar)