Minions Cetak Hattrick di Indonesia Open
Senin, 29 Nov 2021 11:39:18
Majalahbulutangkis.com- Pasangan ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon sukses mencatat gelar ketiganya secara beruntun di ajang bulutangkis Indonesia Open. Setelah sukses di tahun 2018 dan 2019 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minions pun mampu mengulangnya saat event BWF Super 1000 ini digelar di Nusa Dua, Bali.
Minions berhasil naik podium juara di event berhadiah total 850.000 dolar AS tersebut setelah di laga final Minggu (28/11) sukses mengalahkan pasangan andalan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dua game langsung 21-14, 21-21-18 dalam waktu 38 menit.
Kemenangan ini pun untuk membayar lunas kepada Hoki/Kobayashi. Sukses ini juga sekaligus revans atas kekalahan dari lawan yang sama pada final Indonesia Masters, pekan lalu.
Selepas pertandingan pasangan berjuluk The Minions itu mengaku bersyukur seusai meraih gelar juara Indonesia Open 2021. Keduanya mengaku bisa memenangkan pertandingan ini seusai melakukan evaluasi dengan pelatih setelah Minggu lalu kalah dari wakil Jepang itu.
"Pertama saya sangat bersyukur puji Tuhan bisa melewati hari ini dengan baik dan pertandingan berjalan lancar. Hari ini kurang lebih mereka mainnya sama seperti minggu lalu, tetapi kami sudah belajar banyak dan mengantisipasi dari minggu lalu," ungkap Kevin.
Senada dengan Kevin, Marcus juga menyebut pada pertandingan kali ini, keduanya telah mengetahui bentuk permainan lawan. Tidak heran keduanya bisa mengantisipasi setiap serangan yang dibangun oleh pasangan Jepang berperingkat tujuh dunia itu dengan baik.
"Kunci kemenangannya pasti belajar dari kekalahan minggu lalu. Sudah lama tidak ketemu. Selama pandemi ini kami lama tidak bertemu, tapi perubahan mereka begitu banyak. Dari kesalahan kemarin kami evaluasi dan perbaiki cara mainnya kira-kira seperti apa," ujar Marcus
Meski menang, Marcus/Kevin tetap memberikan pujian kepada Hoki/Kobayashi yang bermain dengan sangat baik pada final ajang berhadiah total 850 ribu dolar AS ini.
"Permainan mereka kurang lebih sama. Sama-sama kuat dan tidak gampang mati serta memiliki serangan yang bagus. Tetapi kali ini kami lebih siap dari start awalnya," ungkap Kevin.
Kemenangan ini menjadikan The Minions menjadi jawara Indonesia Open untuk kali ketiga sejak tahun 2018 secara beruntun.Meski telah mengukir rekor, keduanya mengaku tidak menyangka bisa meraih hasil itu. Keduanya hanya ingin fokus pada setiap pertandingannya untuk berusaha meraih hasil yang terbaik.
"Pastinya senang bisa hattrick, tetapi kami tidak memikirkan ke sana. Yang penting berusaha sebaik mungkin dan mendapat hasil semaksimal mungkin di tiap pertandingan," imbuh Kevin.
Berkat kemenangan ini, pasangan Marcus/Kevin berhak atas uang hadiah sebesar 62.900 dolar AS. Adapun pasangan Hoki/Kobayashi yang menjadi runner-up berhak atas hadiah sebesar USD 29.750.
Sayangnya sukses Minions tak diikuti rekannya di ganda putri. Pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu sebaliknya harus mengubur impian merebut gelar pertamanya di Indonesia Open. Di laga final juara Olimpiade Tokyo 2020 ini dipaksa mengakui keunggulan pasangan Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida dalam laga dua game 19-21, 19-21 dalam waktu 64 menit.
Sebagai runner up, Greysia/Apriyani berhak atas hadiah uang 29.750 dolar AS. Sedangkan ganda Jepang itu membawa pulang 62.900 dolar AS.
"Saya sudah legowo menerima kekalahan ini. Kalau pun bisa menang di sini, itu adalah bonus buat saya," ungkap Greysia usai berlaga.
Menurutnya, segala upaya sudah dilakukan untuk mencari kelemahan dan keluar dari tekanan reli panjang melelahkan.
"Mereka jarang melakukan kesalahan sendiri dan bermain demikian konsisten," komentar Apriyani.
Namun demikian, baik Greysia maupun Apriyani mengakui ketangguhan duet Jepang yang pantang menyerah. Wakil asal Negeri Sakura ini memang tengah berada di performa terbaik.
"Kami sudah cari kelemahan mereka, coba buka pertahanan dengan menyerang. Tapi pemain Jepang pantang menyerah, telaten dan tahan main reli panjang," imbuh Apriyani.
Lebih jauh Greysia mengaku senang bisa melewati pekan pertandingam ini dengan baik. Baginya, bukan ketakutan untuk merasakan kekalahan melainkan cedera yang dipastikan bisa mengganggu performa di turnamen ke depan.
"Sebagai atlet bukan soal menang atau kalah, tapi bertanding tanpa cedera. Soal kecewa tidak terlalu masalah, asalkan bisa tampil maksimal di tiap pertandingan," ujar Greysia.
Ketika disinggung soal bermain di ajang BWF World Tour Finals pekan mendatang, Greysia dan Apriyani menegaskan akan beristirahat terlebih dahulu untuk memulihkan stamina dan pikiran.
"Masih ada beberapa hari lagi. Kami mau istirahat dulu sejenak, agar bisa tampil lagi di World Tour Final," ujar Apriyani.
"Kami belajar dari pertandingan hari ini untuk turnamen itu. Mental dan fisik harus disiapkan maksimal," tambah Greysia.
Hasil Lengkap Final
Tunggal Putri
An Se Young (Korea) vs Ratchanok Intanon (Thai) 21-17, 22-20
Ganda Putri
Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jpn) vs Greysia Polii/Apriyani Rahayu 21-19, 21-19
Ganda Campuran
Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thai) vs Yuta Watanabe/Arisa Higahsino 21-12, 21-13
Ganda Putra
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Ina) vs Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jpn) 21-14, 21-18
Tunggal Putra
Viktor Axelsen (Den) vs Loh Kean Yew (Sin) 21-13, 9-21, 21-13. (MB-01)