Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026

Senin, 18 Mei 2026 20:36:54

 

Majalahbulutangkis.com- Comeback yang luar biasa diperlihatkan pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Hampir dua tahun terpisahkan Leo/Daniel sukses meraih podium juara di ajang Thailand Open 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand. Gelar ini pun jadi satu-satunya yang bisa dibawa pulang Indonesia.

Di laga final Minggu (17/5) yang menegangkan Leo/Daniel yang tak diunggulkan berhasil mengalahkan pasangan terbaik India yang menempati unggulan teratas, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dua game langsung 21-12, 25-23.

Turnamen Super 500 ini jadi gelar pertama yang diraih Leo/Daniel di turnamen pertama sejak berpisah usai tampil di ajang Indonesia Open 2024 awal Juni 2024 silam. Sektor ganda putra yang ditangani pelatih anyar Antonius Budi Ariantho memang melakukan rotasi besar-besaran di sektor ganda putra. Leo berikutnya dipasangkan dengan Bagas Maulana. Sedangkan Daniel dipasangkan dengan Muhamad Shohibul Fikri.

Namun musibah terjadi. Daniel mengalami cedera parah saat tampil di ajang Piala Sudirman 2025. Daniel menjalani operasi lutut pada Juni 2025. Hampir setahun tidak tampil di berbagai event internasional Daniel akhirnya kembali dipasangkan dengan Leo. Sedangkan Bagas Maulana yang sebelumnya berpasangan dengan Leo kini dipasangkan dengan pemain yang jauh lebih muda Muhamad Putra Erwiansyah.

“Puji Tuhan kami bersyukur bisa juara di sini. Ini juga berkat support dan dukungan teman-teman terdekat kami dan juga orang-orang terdekat kami. Pelatih, dokter, fisioterapis, semuanya yang sudah membantu kami dan mendoakan, terima kasih. Dan juga untuk Leo, saya terima kasih sudah mau jadi partner saya lagi dan bisa berjuang sama-sama,” ungkap Daniel usai laga.

“Gelar ini sangat berarti, bukan hanya bagi kami tapi bagi tim Indonesia dan seluruh teman-teman di PBSI. Semoga ini jadi momentum untuk bangkit karena Olimpiade sudah dekat,” timpal Leo.

Sementara Chafidz Yusuf, Asisten Pelatih Ganda Putra Utama yang menempati Leo/Daniel bersyukur keputusan untuk mengembalikan pasangan ini ternyata berbuah positif.

“Jadi kalau saya lihat kembalinya Leo dengan Daniel ini lebih banyak ke non teknis secara chemistry, komunikasi itu jauh lebih baik daripada sebelumnya. Kalau secara teknis memang kemarin sudah kami persiapkan pola-polanya yang harus disatukan seperti apa, jadi penguasaan depan, penguasaan tengah, penguasaan belakang, semua harus ada tekanan dan serangannya. Secara persiapan baik dan mereka juga bisa menerapkannya di pertandingan dengan baik,” tutur Chafidz.

Lanjut pelatih yang sempat menangani timnas Filipina ini, motivasi Leo/Daniel sangat besar untuk menjadi juara. Jadi sebelumnya ia dengan Antonius sempat diskusi dan membuat satu komitmen dengan mereka. Alhamdulillah cukup terlihat di turnamen pertama ini, bagaimana mereka menjaga kondisi yang dilakukan dengan baik yang membuat mereka berhasil jadi juara.

“Yang menjadi masalah kita semua saat ini adalah menjaga konsistensi. Ini juga akan berlaku untuk Leo/Daniel karena kejuaraan-kejuaraan berikutnya kadang lebih berat dan kami tidak mau melihat dari satu kejuaraan saja. Dari teknis pasti power, speed harus ditingkatkan tapi yang terpenting bagaimana bisa konsisten untuk selalu berprestasi,” lanjut Hafidz.

Selepas sukses di Thailand, berikutnya Leo/Daniel akan melanjutkan kiprahnya di ajang Malaysia Masters Super 500.  (dar)