Ganda Campuran Indonesia tak Tersisa di Malaysia Open

Kamis, 11 Januari 2024 11:47:28

 

Majalahbulutangkis.com- Kubu Indonesia kehilangan harapan di nomor ganda campuran di ajang bulutangkis Malaysia Open 2024 Super 1000 berhadiah total 1,3 juta dolar AS yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia.

Tiga wakil Merah Putih yang ikut berlaga di ajang pembuka musim 2024 ini seluruhnya kandas di putaran awal. Duet Dejan Ferdinansyah/Gloria Emmanuela Widjaja menjadi wakil ganda campuran Indonesia terakhir yang terhenti langkahnya.

Bertarung melawan juara dunia 2023 Seo Seung Jae/Chae Yu Jung dari Korsel di putaran kedua Kamis pagi (11/1), Dejan/Gloria menyerah dalam laga dua game 12-21, 16-21. Ini menjadi kekalahan ketiga Dejan/Gloria dari pasangan unggulan ketiga itu. Dua pertemuan sebelumnya di musim 2023 seluruhnya juga dimenangkan Seo/Chae.

“Kami kalah di servis dan pembukaan dari mereka, kami tidak bisa lepas dari sana. Kurang banyak bisa bermain rally dan melakukan kesalahan-kesalahan. Kami sudah berusaha dengan apa yang kami bisa, game kedua sudah berhasil mengejar tapi memang mereka masih lebih unggul,” ujar Dejan usai laga.

Gloria juga mengaku ikut kecewa dengan hasil yang diperoleh di Malaysia Open ini. “Pastinya belum puas dengan apa yang kami tampilkan. Masih banyak evaluasi dan pekerjaan rumah buat kami,” tambah Gloria.

Sebelumnya di babak pertama Dejan/Gloria mengalahkan pasangan Marcus Ellis/Lauren Smith (Inggris) 21-11, 19-21, 21-19.

Beberapa saat sebelumnya kekalahan juga diderita pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati. Meski sudah berupaya maksimal namun mereka tetap harus mengakui keunggulan pasangan nomor 1 dunia sekaligus unggulan teratas Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China) dua game langsung 18-21, 17-21. Ini menjadi kekalahan keempat Rehan/Lisa dari empat pertemuan melawan Siwei/Yaqiong.

“Kami cukup senang dengan penampilan kami hari ini, kami bisa memberikan perlawanan ke mereka. Tapi memang sangat disayangkan kami belum bisa memanfaatkan kesempatan yang ada. Di gim pertama kami sudah coba mengejar, di gim kedua juga sempat unggul tapi kurang tenang di poin-poin akhir,” tutur Lisa.

Rehan menambahkan,” Kami malah kurang yakin dan nekat di poin-poin akhir, baik di gim pertama maupun kedua. Sementara mereka lebih nekat. Itu pelajaran buat kami.agar lebih sabar lagi dan bisa menahan fokus di akhir-akhir pertandingan”.

Di putaran pertama Rehan/Lisa mengalahkan pasangan German, Mark Lamsfuss/Isabel Lohao dalam laga tiga game 21-15, 12-21, 21-17.

Sementara satu wakil Indonesia lainnya Rinov Rivaldi/Pitha Haningtyas Mentari sudah lebih dulu terhenti di babak pertama usai dikalahkan pasangan Denmark, Mathias Thyrri/Amelie Magelund dua game langsung 17-21, 14-21. (dar)