Indonesia Rebut Tiga Gelar di Malang Indonesia Challenge

Minggu, 16 Oktober 2022 19:25:15

Majalahbulutangkis.com- Kubu Indonesia sukses memboyong gelar terbanyak dengan merebut tiga gelar di ajang bulutangkis Mansion Sports Malang Indonesia International Challenge 2022 yang digelar di Platinum Arena, Malang, Jawa Timur.

Yang menarik, tiga gelar yang direbut tersebut seluruhnya dari nomor ganda. Gelar ganda campuran direbut pasangan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja,  ganda putri dimenangkan pasangan Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto, serta ganda putra diraih pasangan Rahmat Hidayat/Pramudya Kusumawardana.

Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja melanjutkan tren positif dengan merebut gelar keempatnya secara beruntun. Di laga final Minggu (16/10), Dejan/Gloria menang dua game langsung atas wakil China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin dengan skor 21-18, 22-20 dalam tempo 36 menit.

"Bersyukur ini gelar keempat kami secara beruntun. Tren positif kami terus berlanjut, Kami sejatinya bermain kurang enak di laga ini, kami hanya percaya satu sama lain di lapangan saat kami ditekan di poin-poin kritis," ujar  Dejan.

Tak kalah cemerlang duet Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto merengkuh gelar perdana mereka. Mereka sukses naik podium tertinggi seusai mengalahkan wakil Jepang, Sayaka Hobara/Hinata Suzuki dengan skor 21-16, 21-18 dalam tempo 40 menit.

"Kami sempat panik di akhir laga dengan bermain terburu-buru untuk mengakhiri pertandingan. Kami kemudian mengingatkan satu sama lain dan mencoba tenang lagi," ungkap Lanny.

Kedua pemain mengaku senang bisa meraih gelar, terlebih Lanny/Ribka baru dipasangkan dan memulai debut di Vietnam Open 2022.

Gelar pertama juga dimenangkan Rahmat/Pramudya yang menjadi juara seusai mengalahkan wakil Jepang, Hiroki Okamura/Masayuki Onodera rubber game 23-21, 16-21, 21-15 dalam tempo 1 jam 5 menit itu.

Unggulan kelima itu mengaku sempat tertekan di gim kedua melawan wakil Negeri Matahari Terbit. Beruntung dengan strategi tepat dengan memaksakan lawan untuk bermain di depan net, Rahmat/Pramudya mampu berbalik unggul dan meraih kemenangan di laga ini.

"Kami bermain seperti kemarin dengan banyak menaruh bola di depan net. Lawan hari ini sangat tangguh mengingat mereka sering tampil di level Asia. Kami sempat kesulitan untuk memecah konsentrasi mereka," kata Pramudya .

"Kami bermain cepat di gim pertama, pada gim kedua kami terpancing permainan lawan. Di gim ketiga kami tidak ingin mengulangi kesalahan di gim berikutnya dengan tampil menekan dan bermain cepat," ungkap Pramudya.

Senada dengan Pramudya, Rahmat sendiri lebih memilih fokus ketimbang panik di saat genting. Terbukti pebulutangkis kelahiran Batam, 17 Juni 2003 itu mampu mengimbangi Pramudya dan merengkuh gelar perdananya di tahun 2022.

"Kuncinya di laga ini kami fokus dan sabar dari satu poin ke poin berikutnya," lugas Rahmat.

Rahmat sendiri merasa terhormat bisa berpasangan dengan juara Badminton Asia Championships 2022 itu. Terlebih bersama Pramudya banyak ilmu yang didapat yang di kemudian hari bisa diterapkan di dalam lapangan.

"Berpasangan dengan Pramudya menambah pengalaman untuk saya. Saya nyaman berpasangan dengan Pramudya," ungkap pasangan ganda putra dari Muhammad Rayhan Nur Fadillah tersebut.

Diharapkan dengan gelar juara di Mansion Sports Malang Indonesia International Challenge 2022 membuat Rahmat/Pramudya termotivasi. Keduanya bertekad tampil lebih baik lagi untuk bisa merengkuh gelar juara di Indonesia Masters Super 100 yang akan berlangsung pekan depan.

Bagi Pramudya yang sempat vakum selama tiga bulan seusai pasangannya Yeremia Erich Yoche Rambitan cedera mengaku termotivasi tampil di turnamen berhadiah 15.000 dolar AS itu.

Juara Spain Masters 2021 itu punya tekad pribadi untuk bisa mempersembahkan gelar di hadapan publik Malang, Jawa Timur bersama Rahmat.

"Gelar juara ini menjadi modal untuk kami agar ke depannya bisa tampil nothing to lose lagi. Terlebih turnamen ke depan levelnya bergengsi," ujar Pramudya.

"Saya datang ke sini tanpa target juara, tapi saya punya motivasi untuk bisa mempersembahkan gelar. Saya tidak merasa puas dan tidak mau terlarut dengan torehan ini," ungkap pebulutangkis kelahiran 13 Desember 2000 itu. (*)

Hasil Final Mansion Sports Malang Indonesia International Challenge 2022:

Tunggal Putra: Weng Hong Yang (China) vs Lei Lan Xi (China), 21-10, 21-10.

Tunggal Putri: Gao Fan Jie (China) vs Riko Gunji (Jepang), 21-9, 21-11.

Ganda Putra: Rahmat Hidayat/Pramudya Kusumawardana vs Hiroki Okamura/Masayuki Onodera (Jepang), 23-21, 16-21, 21-15.

Ganda Putri: Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto vs Sayaka Hobara/Hinata Suzuki (Jepang), 21-16, 21-18.

Ganda Campuran: Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja vs Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China), 21-18, 22-20. (dar)

Sumber Foto: Humas PBSI