Rapor Performa Penentu Nasib Rookie PBSI

Sabtu, 05 Febuari 2022 15:28:43

 

Majalahbulutangkis.com- PP PBSI telah meresmikan 15 pemain baru yang menghuni Pelatnas Cipayung di sepanjang musim 2022.

Mereka adalah para juara Seleksi Nasional (Seleknas) yang digelar PP PBSI pada Januari. Tak cuma itu, para pemain baru yang terdiri dari pemain kategori Taruna dan Dewasa ini pun telah lolos dari serangkaian tes. Mulai dari penilaian potensi, kesehatan, psikotes, higga uji fisik.

Para rookie alias pemain baru ini berhak menjadi bagian dari total 88 pemain yang sah menjadi penghuni Pelatnas Cipayung tahun ini. Namun, seperti julukannya sebagai kawah candradimuka, Pelatnas Cipayung bukanlah tujuan akhir buat para rookie.

Justru ini baru merupakan langkah awal bagi mereka demi meniti karier gemilang di bulutangkis dunia. Itu sebabnya, PP PBSI tak akan membiarkan para rookie tersebut menyia-nyiakan potensi besar mereka.

Melalui sebuah sistem bernama rapor performa, sejumlah hal yang ada di diri para rookie itu dievaluasi tiap bulannya. Termasuk di antaranya catatan medis, tes psikologi, tes fisik, gizi, serta kemajuan selama berlatih.

“Semua catatan medis, hasil tes psikologi, fisik, gizi, dan progress selama berlatih terdata dan dicantumkan dalam rapor. Nantinya, tiap bulan akan dievaluasi. Ini dengan harapan setiap ada kekurangan biar cepat bisa diperbaiki,” kata Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta, dalam rilis PP PBSI, Sabtu (5/2).

“Saya ingatkan, bergabung di Pelatnas ini baru merupakan langkah awal. Pemain baru harus bekerja keras dan bersemangat setiap berlatih. Saya pun meminta agar para atlet muda ini bisa mencontoh para pemain senior seperti Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan lain-lain yang sudah mengharumkan nama Indonesia,” imbuh Alex yang menekankan agar rapor ini tak menjadi beban bagi para rookie.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Rionny Mainaky, senada dengan Alex. Ia bahkan menegaskan para pemain senikor dan jajaran pelatih siap membantu para pemain muda berlatih di Pelatnas demi meraih prestasi terbaik.

“Kalau ingin rapornya bagus, para pemain baru harus disiplin. Yang yunior harus cepat beradaptasi dan yang senior bisa membantu serta memberi contoh yang baik bagi yuniornya,” ucap Rionny.

Dengan kata lain, rapor performa ini menentukan takdir para rookie itu ke depannya. Jika rapornya merah, mereka bakal terancam terdegradasi dari Pelatnas. Sudah pasti tak satu pun dari para rookie tersebut menginginkan hal itu menimpa mereka.

Sistem rapor performa ini diperkenalkan PP PBSI dalam acara penyambutan pemain baru yang mulai awal Februari ini bergabung dan menghuni Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur. Dalam acara yang diklaim sebagai tradisi baru PP PBSI itu digelar di Ruang Serbaguna Pelatnas PBSI, Jumat (4/2).

Di kesempatan itu juga dilakukan penyerahan sertifikat kepada pelatih pelatnas yang telah menuntaskan kursus Level 1 dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

15 ROOKIE PELATNAS PBSI

TARUNA

Tunggal Putra: Muhammad Reza Al Fajri (DKI Jakarta)

Tunggal Putri: Mutiara Ayu Puspitasari (Jawa Tengah)

Ganda Putra: Daniel Edgar Marvino/Raymond Indra (Jawa Tengah)

Ganda Putri: Anisanaya Kamila/Az Zahra Ditya Ramadhani (Jawa Tengah)

Ganda Campuran: Rafli Ramanda/Az Zahra Putri Dania (Jawa Barat)

 

DEWASA

Tunggal Putra: Alfito Pringgo Yudanto (Kalimantan Selatan)

Tunggal Putri: Kyla Legiana Agatha (Jawa Barat)

Ganda Putra: Gerardo Rizqullah Hafidz/Muhammad Gibran Arfiansyah (DKI Jakarta)

Ganda Putri: Ridya Aulia Fatasya/Sofy Al Mushira Asharunnisa (Jawa Tengah)

Ganda Campuran: Muhammad Gibran Arfiansyah/Aisyah Salsabila Putri Pranata (DKI Jakarta)

 

(Indra)

Sumber foto: Badminton Indonesia