Thailand Open 2022: Fajar/Rian Satu-satunya Wakil Indonesia di Semifinal
Jumat, 20 Mei 2022 22:36:33
Majalahbulutangkis.com- Pejuang-pejuang bulutangkis Indonesia berguguran di Thailand Open 2022. Turnamen berlevel BWF World Tour Super 500 ini sepertinya memang kurang bersahabat dengan pemain-pemain 'Merah Putih'.
Setelah tujuh wakil rontok di perdelapan final, Kamis (19/5), giliran tiga wakil gugur pada perempat final di Impact Arena, Bangkok, Jumat (20/5).
Dimulai dari ganda campuran Akbar Bintang Cahyono/Marsheilla Gischa Islami yang digebuk unggulan kedua dari Tiongkok, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, 16-21, 14-21. Disusul oleh Shesar Hiren Rhustavito yang tak berdaya di tangan pemain tunggal putra Malaysia yang menempati unggulan keenam, Lee Zii Jia, 10-21, 21-14, 16-21.
Dan terakhir, didepaknya unggulan pertama Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan oleh ungggulan ketujuh dari Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, 13-21, 15-21.
Beruntung, masih ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang menyelamatkan wajah perbulutangkisan Indonesia di Thailand Open 2022. Ganda yang sering disebut FajRi ini mampu melanjutkan langkah ke semifinal, Sabtu (21/5).
Di perempat final, FajRi menghajar ganda Jepang, Keiichiro Matsui/Yoshinori Takeuchi, dengan rubber game 21-14, 19-21, 4-21. Itu pertemuan pertama kedua ganda tersebut di turnamen resmi BWF.
Di babak 4 besar, FajRi, yang menempati unggulan kelima, berhadapan dengan ganda yang diunggulkan di posisi keenam, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. FajRi tercecer 1-3 dalam rekor pertemuan dengan ganda Malaysia berperingkat 6 dunia tersebut.
Namun, satu-satunya kemenangan FajRi dicatat pada pertemuan terakhir mereka di Swiss Open 2022 pada Maret lalu. Peringkat 7 dunia ini menggerus Aaron/Soh dengan rubber game 22-20, 13-21, 21-8 selama 51 menit.
Melawan Aaron/Soh, FajRi kemungkinan besar akan tetap menggunakan strategi menyerang seperti yang mereka lakukan ketika menaklukkan Keiichiro/Yoshinori.
"Selain faktor posisi lapangan, kunci kemenangan kami tadi (versus Keiichiro/Yoshinori) adalah bermain menyerang. Kami juga harus lebih siap di permainan depan net," kata Rian dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI