Indonesia Masters 2022: FajRi Siapkan Strategi Ini Lawan He/Zhou
Sabtu, 11 Juni 2022 08:25:38

Majalahbulutangkis.com- Dua ganda putra Indonesia dihadang dua ganda Tiongkok pada semifinal Indonesia Masters 2022, Sabtu (11/6) siang WIB. Unggulan pertama sekaligus peringkat 1 dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo bersua Liang Wei Keng/Wang Chang yang menghuni peringkat 424 dunia. Kedua ganda ini belum pernah bertemu.
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, yang menempati unggulan kelima dan berperingkat 7 dunia, bentrok He Ji Ting/Zhou Hao Dong yang menempati peringkat 141 dunia. Skor pertemuan kedua pasangan ini 1-1.
Meski kedua ganda Tiongkok tersebut berperingkat jauh di bawah kedua ganda papan atas Indonesia, tak ada jaminan The Minions dan FajRi bakal menang mudah. Liang/Weng dan He/Zhou terbukti sangat tangguh.
Mereka merangkak dari babak kualifikasi sebelum masuk ke babak utama. Mulai 32 besar hingga perempat final, Liang/Weng menghajar ganda Jepang Hiroki Okamura/Masayuki Onodera, senior mereka Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi, dan unggulan keempat dari Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
He/Zhou menggerus juara Indonesia Masters 2012 dari Korea Selatan Kim Gi Jung/Kim Sa Rang, unggulan keenam dari Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, dan juara Korea Open 2022 dari Korsel Kang Min Hyuk/Kim Won Ho, dari babak 1 sampai 8 besar.
Situasinya agak sulit buat Marcus/Kevin karena kondisi Marcus yang belum sepenuhnya pulih pasca operasi di bagian kakinya. Apalagi, The Minions dipaksa bermain rubber game berdurasi 50 menit lebih saat menang atas Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren dari Thailand di perdelapan final dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dari Malaysia di perempat final.
Langkah FajRi lebih meyakinkan. Setelah melipat rekan senegara, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, dengan rubber game di perdelapan final, FajRi menang dengan solid atas unggulan ketiga sekaligus peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 dari Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin di perempat final.
Namun, menghadapi He/Zhou yang memiliki karakter dan pola permainan khas Tiongkok, FajRi harus menerapkan strategi berbeda. Para pemain 'Negeri Tirai Bambu' disebut FajRi punya kekuatan pada sisi penyerangan. Ini akan diantisipasi oleh FajRi dengan menyerang lebih dulu sejak awal. FajRi harus belajar dari kekalahan di tangan He/Zhou pada pertemuan terakhir mereka di perdelapan final German Open 2022 dengan skor 15-21, 21-17, 14-21.
"Saya akan diskusi terlebih dahulu dengan pelatih, melawan pemain China yang punya kekuatan smash kencang. Kami ingin menyerang lebih dahulu karena lawan punya power kuat," kata Rian dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
Di samping ganda putra, Indonesia juga memiliki wakil di semifinal Indonesia Masters 2022 pada sektor tunggal putra melalui Anthony Sinisuka Ginting dan ganda putri lewat Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI