[German Open 2022] Kunlavut dan Goh/Nur Ukir Rekor

Senin, 14 Maret 2022 10:14:03

 

Majalahbulutangkis.com- Tim Indonesia bisa dibilang gagal total di German Open 2022. Tim yang diperkuat para pemain Pelatnas bulutangkis Cipayung, Jakarta Timur, tersebut tak meraih gelar apa pun. 

Bahkan, mereka semua telah rontok di perempat final. Dua ganda campuran yang diwakili Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso melangkah paling jauh. 

Indonesia harus mengakui keunggulan dua negara tetangga di Asia Tenggara, yakni Thailand dan Malaysia. Thailand malah membawa pulang dua gelar, masing-masing melalui tunggal putra (Kunlavut Vitidsarn) dan ganda campuran (Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai). Malaysia kebagian satu gelar di sektor ganda putra (Goh Sze Fei/Nur Izzuddin). 

Kunlavut dan Goh/Nur bahkan mengukir rekor pribadi. Kunlavut menjuarai tunggal putra dengan mengalahkan Lakshya Sen dari India 21-18, 21-15 di final. Goh/Nur menjadi kampiun usai menggulung ganda Tiongkok, Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi, 23-21, 16-21, 21-14, di partai puncak. 

Kunlavut jadi pemain pertama Thailand yang menjuarai sektor tunggal putra German Open. Pemain berusia 20 tahun ini juga kali pertama meraih gelar juara di turnamen World Tour. 

Kunlavut sesungguhnya sudah tiga kali sanggup menapak ke final World Tour, yakni Spain Masters 2020, Swiss Open 2021, dan World Tour Finals 2021. Menariknya, ia kalah dari pemain yang sama, Viktor Axelsen, di ketiga turnamen tersebut. 

Bagi Goh/Nur, gelar juara German Open 2022 menjadi yang pertama bagi mereka di World Tour. Sejak berpasangan pada 2016, capaian terbaik mereka di World Tour hanya finalis Malaysia Masters 2017. 

Namun, sejak menapak semifinal Denmark Open 2021, grafik permainan Goh/Nur terus menanjak. Ini berefek pada ranking dunia mereka yang menembus 20 besar untuk pertama kalinya. 

Goh/Nur menjadi ganda pertama Malaysia yang menjuarai German Open sejak kali terakhir Choong Tan Fook/Lee Wan Wah melakukannya pada 1999. 

Namun, Goh/Nur menjadi ganda putra kelima Malaysia secara total. Sebelum Goh/Nur dan Choong/Lee juara, tiga ganda 'Negeri Jiran' lainnya telah dulu melakukannya, yaitu Ong Ewe Chye/Rahman Sidek (1990), Punch Gunalan/Ng Boon Bee (1971, 1972), dan Tan Yee Khan/Ng Boon Bee (1968). 

(Indra)

Sumber foto: BWF, Stadiumastro