[All England 2022] The Daddies dan BaKri Amankan Dua Tiket 4 Besar

Jumat, 18 Maret 2022 21:51:45

Majalahbulutangkis.com- Tiga wakil Indonesia di sektor ganda putra bermain hampir berbarengan pada perempat final All England 2022 di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, Jumat (18/3). 

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sudah memastikan lebih dulu ke semifinal yang akan dihelat, Sabtu (19/3). 

Dari tiga wakil 'Merah Putih' lainnya, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri mendapat lawan paling sulit. Ganda berjuluk BaKri ini bertemu unggulan 3 dari Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. 

Di game pertama, BaKri sangat kesulitan meladeni permainan cepat peringkat 4 dunia itu. Ganda muda Indonesia ini hanya sanggup menyeimbangkan skor 2-2. Setelah itu, mereka tak pernah mendekati perolehan poin Takuro/Yugo yang akhirnya menang 21-16. 

Cerita berbeda terjadi di game kedua. Bagas/Fikri menampilkan strategi berbeda yang membuat ganda Jepang tersebut sukar merespons. 

Setelah perolehan poin yang alot hingga skor 8-8, Bagas/Fikri seolah mampu mendikte permainan. Mereka pun melesat dengan torehan delapan poin beruntun membuat skor 16-8. 

Takuro/Yugo sempat bangkit dan mendulang empat poin berturut-turut, 12-16. Namun, ini sudah terlambat. BaKri yang berperingkat 28 dunia mengakhiri game kedua dengan kemenangan 21-16.

Di awal game penentuan, perolehan poin kedua pasangan kembali ketat sebagaimana yang terjadi game kedua. Namun, tambahan lima poin beruntun seusai tertinggal 3-4 membuat Takuro/Yugo sempat memimpin 8-4. 

Beruntung, Bagas/Fikri tak grogi. Mereka bangkit dan menyamakan skor 9-9 dan 10-10 sebelum Takuro/Yugo menutup interval dengan keunggulan 11-10. 

Seusai interval, Takuro/Yugo sempat memimpin 16-13 sebelum bisa disamakan 16-16 lagi oleh BaKri. Di sini, BaKri melakukan aksi hebat. Setelah sempat tercecer 17-20, mereka mampu memaksakan setting 20-20 dan, malah, akhirnya menang 22-20. Total 60 menit dibutuhkan BaKri untuk meraih tiket ke semifinal. 

Di semifinal, BaKri akan menghadapi Marcus/Kevin. Skor pertemuan 1-0 untuk BaKri. Itu terjadi di Denmark Open 2021. 

Berbeda dengan BaKri, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan praktis tak mengalami kesulitan untuk merebut tiket ke 4 besar. The Daddies tanpa kesulitan berarti mengatasi perlawanan ganda Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. 

Di game pertama, Ahsan/Hendra semestinya bisa memenangi pertandingan dengan cepat. Namun, banyaknya unforced errors yang dilakukan ganda veteran Indonesia ini membuat Kim/Anders mampu mendulang banyak poin. Ahsan/Hendra menutup game ini dengan kemenangan 21-15 dalam tempo 15 menit. 

Di game kedua, Ahsan/Hendra sempat kehilangan fokus di awal sehingga membuat banyak kesalahan sendiri. Ini dimanfaatkan Kim/Anders untuk memimpin 8-4. 

Ahsan/Hendra mendapatkan angin segar dan mampu merapat 8-9. Sayangnya, di sini terjadi insiden. Ahsan mengalami masalah di betis kaki kirinya. Ia pun sempat mendapat perawatan dan bisa melanjutkan pertandingan. 

Situasi ini sempat mengganggu performa pasangan Indonesia sehingga sempat 9-13. Namun, setelah itu, The Daddies mampu menghentikan laju poin Kim/Anders dan menyamakan skor 13-13. 

Dari sini, perolehan poin sangat rapat hingga menapak setting 20-20. Ahsan/Hendra kemudian mampu memenangi game kedua dengan skor 22-20. Hanya butuh waktu 39 menit bagi The Daddies untuk menghentikan perlawanan Kim/Anders. 

Di semifinal, Ahsan/Hendra akan menghadapi pemenang antara ganda muda Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kontra ganda Tiongkok He Ji Ting/Tan Qiang. 

Indonesia berpotensi menampilkan empat wakil di semifinal ganda putra All England 2022. Itu jika Leo/Daniel bisa mengatasi perlawanan He/Tan di perempat final. 

(Indra)

Sumber foto: BWF, PP PBSI