Meriahnya HUT Kedua BL Jateng

Selasa, 22 Mei 2018 10:05:50

 

Majalahbulutangkis.com- Suasana di GOR USM Semarang pada Minggu (13/5) lalu terlihat begitu semarak oleh kehadiran tak kurang dari 180 pebulutangkis. Mereka memang bukan para pemain profesional. Mereka hanyalah sekumpulan para penggila bulutangkis yang tergabung dalam komunitas Badminton Lovers Jateng (BLJ).

Tanpa melihat latar belakang profesi, status, dan jenis kelamin, mereka rela datang dari berbagai kota di Jateng untuk bermain bulutangkis bersama sambil merayakan ulang tahun kedua BLJ. Yang menarik, kendati para pelakunya adalah pemain amatir namun kemasan acara yang digagas sudah terbilang keren.

Layaknya sebuah ajang turnamen profesional, pada Sabtu (12/5) atau sehari sebelum acara Main Bareng digelar, terlebih dulu diawali dengan acara welcome party yang diadakan di Gedung Berlian Lantai 4 Gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah. Selain makan malam bersama dan hiburan, malam itu juga diselenggarakan acara sarasehan yang intinya diskusi tentang bulutangkis serta berbagi pengalaman.

Tak hanya itu, para peserta juga disuguhkan tayangan video tentang perjalanan Badminton Lovers Jateng selama dua tahun terakhir sejak komunitas ini dibentuk pada 5 Mei 2016 lalu.

"Di HUT yang kedua ini kami memang sangat antusias mempersiapkan segala sesuatunya. Ini untuk pertama kalinya juga kita adakan acara malam ramah tamah dan sarasehan anggota. Event ini adalah pestanya semua anggota, semua yang terlibat di BLJ," ungkap Ketua Badminton Lovers Jateng, Rozi Alkhanafi.

Rozi yang juga Ketua Panpel HUT Kedua BLJ menambahkan, dengan antusias peserta yang semakin besar menjadikan semangat untuk terus berinovasi untuk membuat event mabar semakin menarik dan memberikan kesempatan pada anggota untuk menyalurkan hobinya bermain bulutangkis.

Di pengujung acara welcome party dilakukan acara technical meeting dan drawing untuk acara Main Bareng yang akan digelar keesokan harinya. Agar berlangsung seru dan imbang, para peserta dibagi menjadi 4 Grade sesuai dengan level kemampuan peserta. Untuk penamaan grade sendiri juga mengacu pada penamaan turnamen BWF sebelumnya. Grade A diberi nama BLJ Supersries Premier, Grade B diberi nama Superseries, Grade C diberi nama Grand Prix Gold, dan Grade D diberi nama Grand Prix.

Seluruh peserta di masing-masing grade saling bertanding untuk menjadi yang terbaik. Yang menarik, peserta Main Bareng ini tidak hanya datang dari kota-kota di wilayah Jateng. Panitia pun tak menutup pintu bagi mereka yang ingin bergabung meski tidak berdomisili di Jateng. Alhasil, peserta yang hadir juga datang dari Yogyakarta, Karawang, Bandung, Sumbawa, serta Palembang.

"Dengan dukungan berbagai pihak tentunya ke depan BLJ akan mengadakan event event yang tidak kalah seru dan menarik," tegas Rozi.

Penghargaan yang diberikan pun tak terbatas kepada peserta yang menjadi pemenang, panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada anggota dengan tiga kriteria.

Penghargaan Most Iconic Member diberikan untuk member yang memiliki ciri khas, keunikan, paling mudah dikenali, dan diinga oleh member lain. Kategori ini diberikan kepada Restu dari Semarang.

Penghargaan Most Informative member diberikan untuk member yang secara aktif memberikan informasi kepada member lain dan berbagi pengetahuan seputar olahraga bulutangkis dan BLJ. Kategori ini berikan kepada Rozi dari Kendal.

Sementara penghargaan Most Loyal member diberikan untuk loyalitas member terhadap komunitas BLJ, keaktifan, dan keikutsertaan dalam event event BLJ, dan ikut mempromosikan serta mengenalkan BLJ kepada khalayak. Kategori diberikan kepada Sandy dari Temanggung.

Berikut daftar pemenang:

Grade A (Superseries Premier)
Juara : Edo Wibiantoro (Kudus)/Adi Ristianto (Grobogan)
Runner-up : Ramdhani (Jepara)/Trio Ariyanto (Palembang)
Semifinalis : Oktavianus (Jakarta)/Abdul Qodir (Kendal) & Arizal Wahyu (Kendal)/Hari Santosa (Semarang)

Grade B (Superseries)
Juara : Sandy Purnama P (Temanggung)/Widi Arfandi (Magelang)
Runner-up : Rozi Alkhanafi (Kendal)/Resha Irfansyah (Jepara)
Semifinalis : Rusman Alwi (Semarang)/David Yulian (Semarang) & Restu (Semarang)/Anas (Semarang)

Grade C  (Grand Prix Gold)
Juara : Robert (Kendal)/M. Fathoni (Kudus)
Runner-up : Adrian Zada (Pekalongan)/Arjun Candra (Tegal)
Semifinalis : Taufik Hidayah (Grobogan)/Adi Prabowo (Kebumen) & Mifthakhudin (Kudus)/Bayu Yuli (Kendal)

Grade D  (Grand Prix)
Juara : Mirza Fatan/Rama (Semarang)

Runner-up : David (Jepara)/Dedy Saputro (Demak)
Semifinalis : Luthfi DZ (Semarang)/Zaenal Mutaqin (Kendal) & Ekky Permana (Yogyakarta)/Andi Wibowo (Semarang)
(Daryadi)

 

« Back to News