Mabar Nuansa Wisata di Sukabumi

Sabtu, 03 Maret 2018 19:28:42

 

Majalahbulutangkis.com- Masyarakat Bulutangkis Indonesia (MBI) menggelar kembali Mabar Nuansa Wisata di ISTC (Icuk Sugiarto Training Centre) di Desa Kadudampit, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat,  16-17 Februari 2018 lalu.
Acara ini merupakan yang kedua kalinya di lokasi yang sama setelah MBI menggelar acara yang sama tanggal 25-27 Desember 2015 atau tidak lama ISTC diresmikan oleh Menpora, Imam Nahrawi, 6 Desember 2015. Rasa puas saat Mabar pertama itu pula yang mendasari MBI menggelar Mabar kedua di resort milik mantan juara dunia 1983 itu.
“Suasana alamnya membuat anggota MBI jatuh hati. Ini kedua kalinya MBI melaksanakan Mabar di ISTC,” tutur Ben Jufri yang merupakan koordinator panitia Mabar.
Kawasan ISTC memang sangat menunjang bagi pengunjung karena mempunyai 40 kamar yang dapat digunakan sebagai tempat menginap. Selain itu ditunjang pula oleh sarana olahraga bulutangkis, jogging track, pemancingan, fitnes dan rafting. Pemandangan Gunung Gede Pangrango juga merupakan daya tarik tersendiri.
Para peserta Mabar datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Depok, Bogor, Cilegon, Bandung, dan Yogyakarta. Rombongan datang bertahap pada Jumat, 16 Februari 2018 atau bertepatan dengan hari libur Imlek.
Sebagian peserta yang sudah lebih dulu tiba, tidak melewatkan kesempatan untuk berwisata alam. Salah satu lokasi favorit para peserta adalah mengunjungi air terjun “Curug Sawer”. Untuk mencapai lokasi wisata tersebut, harus menempuh jarak sekitar 5 km dari ISTC. Perjalanan ke Curug ditemani oleh pemandu yang merupakan penduduk setempat. Para peserta menikmati acara wisata ini dengan berenang di penampungan air terjun.
“Air terjunnya cukup bagus. Cocok untuk melepaskan kepenatan dalam rutinitas sehari-hari,” tutur Dedy salah seorang peserta.
Sebagian besar peserta Mabar yang hadir bersama anggota keluarganya, menambah semarak acara Mabar dan wisata alam. Pertandingan Mabar pun digelar malam harinya antara komunitas MBI dengan komunitas Majalah Bulutangkis Indonesia yang dikomandani Pemimpin Redaksi Daryadi.
Acara Mabar dilanjutkan keesokan harinya bersama dengan tuan rumah Icuk Sugiarto. Nama Icuk tentu saja tidak asing di telinga pecinta bulutangkis. Ia merupakan pebulutangkis tunggal putra terbaik Indonesia era 80an. Salah satu prestasinya yang pantas selalu dikenang adalah ketika ia menjadi juara dunia tahun 1983. Kiprah Icuk di arena bulutangkis juga diikuti oleh putra-putrinya Tommy Sugiarto dan Jauza Fadhila Sugiarto.
Icuk Sugiarto mengayunkan raket, berbaur dengan para anggota MBI. Acara Mabar juga dimeriahkan dengan pengundian door prize sumbangan dari peserta Mabar sendiri.
“Mabar Sukabumi ini sangat luar biasa. Kami bermain di GOR yang mempunyai standar nasional. Kami bermain sangat antusias dan penuh semangat. Hanya apabila ada mabar lagi perlu mengajak anak muda untuk ikut main mendampingi kami yang sudah rata-rata secara fisik gemuk  dan susah bergerak, sehingga permainan lebih seru dan bervariasi,” tutur Haji Heri, salah seorang peserta Mabar.
Untuk pertandingannya sendiri, Haji Heri menyarankan agara Mabar dibuat dalam turnamen berhadiah.
“Dengan pertandingan sistem gugur akan membuat peserta lebih bersemangat untuk smash, cop dan lob,” ujarnya
Setelah acara Mabar, para peserta melaksanakan kembali acara wisata bebas. Beberapa tujuan lokasi wisata yaitu Curug Sawer, Situ Gunung, Jembatan Panjang dan Rafting/Tubing. Acara Mabar dan wisata kembali memberi rasa kepuasan dan kebahagiaan bagi para peserta.
“Mabar di sini tidak ada bosan-bosannya. Rasanya kami akan menggelar Mabar lagi disini,” ujar Ben Jufri.

Sekilas tentang MBI (Masyarakat Bulutangkis Indonesia)

MBI didirikan oleh komunitas sebuah milis tanggal 23 Februari 2004. Pendirinya adalah Ferry Kinalsal, Hendri Kustian, Dania Ciptadi, Darwin, Ari Muladi, Sinangun Untung, Astri, Irawan, Sigit, Tomy, Roy, Rully. MBI memiliki portal bulutangkis pertama di Indonesia dengan alamat www.badminton-indonesia.com . Namun sayang situs tersebut sudah tidak aktif lagi.
Organisasi MBI juga sudah beberapa kali berganti kepengurusan. Saat ini MBI dipimpin oleh Ketum Anton Firdaus dan Sekjen Ben Jufri.
Berbagai kegiatan terutama Mabar ke berbagai daerah telah dilaksanakan seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Lampung. Salah satu kegiatan yang sempat diliput luas oleh media massa yakni ketika MBI mengadakan pawai dukungan untuk penyelenggaraan Piala Thomas-Uber Jakarta tahun 2008 di kawasan Monas.
MBI juga pernah menggelar Mabar bersama MBI Belanda pada 18 Juli 2014. Mabar tersebut dihadiri juga oleh bintang-bintang bulutangkis masa lalu seperti juara All England Rudy Heryanto dan Hariyanto Arbi.  Mabar Wisata Sukabumi menjadi acara pembuka awal tahun 2018. (Hendri Anhar)

« Back to News