Vaksinasi Booster untuk Punggawa PBSI

Jumat, 04 Febuari 2022 18:19:37

 

Majalahbulutangkis.com- Saat ini, setiap orang rentan terpapar Coronavirus Disease (Covid) 19. Berbagai varian virus ini, tak terkecuali yang teranyar Omicron, tak pandang bulu dalam mencari mangsanya.

Semua kalangan tak bisa dengan jumawa berkata mereka kebal dari virus yang konon berasal dari wilayah Wuhan, Tiongkok, tersebut. Di bawah pengawasan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), banyak cara ditempuh demi memerangi dan mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

Dimulai dari program 5 M (Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi mobilitas) hingga vaksinasi untuk semua kalangan. Sayangnya, seiring makin merebaknya varian baru Omicron, orang-orang yang telah mendapat vaksin dua kali pun faktanya tak kebal.

Banyak negara, termasuk Indonesia, harus melakukan vaksinasi ketiga atau booster demi menyelamatkan warga negara mereka. Banyak pihak, tak terkecuali PP PBSI, menyokong penuh program pemerintah tersebut.

Jumat (4/2), para atlet dan pelatih Pelatnas PBSI menjalani vaksinasi booster di markas besar Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. Seluruh punggawa PBSI secara sukarela mengikuti program tersebut. Padahal, mereka mendapat kabar efek vaksinasi booster akan lebih terasa dibandingkan dua vaksinasi yang telah mereka lakukan sebelumnya.

Alhamdulillah, hari ini kami di Pelatnas mendapat vaksinasi booster. Tapi, katanya vaksinasi booster efeknya lebih terasa,” kata atlet ganda putra, Fajar Alfian, dikutip dari rilis PBSI.

“Angka Covid-19, terutama varian Omicron, semakin hari semakin naik, penularannya sangat cepat. Saya berharap ini efektif untuk mencegah penyebaran virus tersebut dan semoga pandemi cepat berlalu dan pertandingan kembali normal,” tambahnya.

Vaksinasi booster memang sangat penting untuk para atlet yang akan bertanding maupun pelatih yang akan mendampingi mereka.

“Vaksinasi booster sangat penting untuk atlet, pelatih, dan tim pendukung PBSI yang akan berangkat ke pertandingan-pertandingan internasional. Banyak negara yang sekarang menerapkan kewajiban vaksinasi booster sebagai syarat masuk,” jelas Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI Broto Happy.

“Seperti Malaysia yang sebentar lagi akan menggelar Kejuaraan Asia Beregu 2022, mereka mewajibkan untuk vaksinasi booster. Alhamdulillah hari ini semua lancar dan bisa mendapat suntikan ketiga,” tutupnya.

(Indra)

Sumber foto: Humas PP PBSI