Tontowi/Liliyana Akhiri Kebersamaan di Daihatsu Indonesia Masters 2019
Rabu, 09 Januari 2019 18:42:53
Majalahbulutangkis.com- Ajang bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2019 bakal menjadi event terakhir yang akan diikuti oleh Liliyana Natsir sebelum menutup karirnya sebagai pebulutangkis profesional. Berpasangan dengan Tontowi Ahmad, duet peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 ini ditempatkan sebagai unggulan keempat di turnamen yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, 22-27 Januari 2019 ini.
Liliyana memang akan segera menutup kariernya sebagai atlet bulutangkis yang telah digelutinya sejak 2003. Daihatsu Indonesia Masters berlevel BWF World Tour Super 500 akan menjadi turnamen terakhirnya bersama Tontowi Ahmad.
Liliyana yang akrab disapa Butet pun sudah pasti ingin mengakhiri kariernya dengan sebuah gelar juara. Tentunya mahkota juara di Daihatsu Indonesia Masters tahun ini akan terasa lebih mendalam ketimbang tiga gelar yang pernah diraih Butet di turnamen yang sama di Samarinda 2010, Palembang 2012, dan Malang 2015. Tontowi pun berkomitmen bakal membantu Butet memuwudjkan hal tersebut.
“Saya optimisis bisa mengeluarkan permainan terbaik dan semoga saya dan Butet bisa menghibur penonton Indonesia yang sudah sering bertanya kapan kami bertanding lagi,” ujar Owi, sapaan Tontowi, di Jakarta.
Andai pun Butet gagal juara, publik Istora Senayan dipastikan tak akan kecewa. Butet telah banyak memberikan gelar juara buat negeri ini. Di antaranya, empat gelar juara dunia, lima medali emas SEA Games, dan satu medali emas Olimpiade.
Yang jadi masalah, Owi dan Butet sudah cukup lama tak bermain bareng. Tercatat kali terakhir mereka bertanding sebagai satu pasangan adalah di turnamen Fuzhou China Open 2018 pada awal November 2018.
Ketika itu, hasilnya kurang memuaskan. Owi/Butet didepak ganda Tiongkok, He Jiting/Du Yue, pada perempat final. Bagi Owi/Butet, 2018 memang bukan tahun apik. Mereka gagal merebut gelar hingga Juni. Paceklik gelar mereka berakhir dengan menjuarai Indonesia Open BWF World Tour Super 1000 di Istora Senayan.
Boleh percaya atau tidak, itu adalah gelar pertama Owi/Butet di Istora Senayan sejak mereka kali pertama dipasangkan pada September 2010. Sebelum itu, Istora Senayan seperti menjadi tempat ‘terkutuk’ bagi Owi/Butet.
Tentu akan menjadi sebuah momen yang membanggakan sekaligus mengharukan bagi Butet untuk bisa mengakhiri karier briliannya di sebuah stadion bulutangkis paling bersejarah di Indonesia tersebut.
Namun, untuk menjadi juara, Owi/Butet butuh kerja keras. Para rivalnya yang lebih muda sudah membuktikan sanggup mengalahkan mereka. Ganda nomor 1 dunia, Zheng Siwei/Huang Yaqiong belakangan menjadi lawan yang sulit dikalahkan Owi/Butet. Mereka tertinggal 1-3 dalam head-to-head dengan kekalahan diderita di dua pertemuan terakhir mereka.
Situasi yang sama dicatat Owi/Butet atas ganda nomor 2 BWF yang juga dari Tiongkok, Wang Yilyu/Huang Dongping. Owi/Butet yang menghuni peringkat 4 dunia pun terpaut 1-2 dari peringkat 3 dunia asal Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino. (MB-01)
Daftar Peserta Babak Utama Ganda Campuran
1.Zheng Siwei/Huang Yaqiong (Tiongkok) 1 BWF
2.Wang Yilyu/Huang Dongping (Tiongkok) 2 BWF
3.Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) 3 BWF
4.Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia) 4 BWF
5.Tang Chung Man/Tse Ying Suet (Taiwan) 5 BWF
6.Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia) 6 BWF
7.Sapsiree Taerattanachai/Dechapol Puavaranukroh (Thailand) 7 BWF
8.Chris/Gabrielle Adcock (Inggris) 8 BWF
9.Mathias Christiansen/Christina Pedersen (Denmark) 9 BWF
10.Zhang Nan/Li Yinhui (Tiongkok) 10 BWF
11.Seo Seong Jae/Chae Yu Jung (Korsel) 19 BWF
12.Goh Soon Huat/Shevin Jemie Lai (Malaysia) 11 BWF
13.Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) 12 BWF
14.He Jiting/Du Yue (Tiongkok) 13 BWF
15.Marcus Ellis/Lauren Smith (Inggris) 14 BWF
16.Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Indonesia) 15 BWF
17.Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich (Jerman) 17 BWF
18.Niclas Nohr/Sara Thygesen (Denmark) 20 BWF
19.Marvin Emil Seidel/Linda Efler (Jerman) 21 BWF
20.Ashwini Ponnapa/Satwiksairaj Rankireddy (India) 22 BWF
21.N.Sikki Reddy/Pranaav Jerry Chopra (India) 23 BWF
22.Tak Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia) 24 BWF
23.Evgenij Dremin/Evgenia Dimova (Rusia) 26 BWF
24.Lu Kai/Chen Lu (Tiongkok) 27 BWF
25.Rinov Rivaldy/Mentari Pitha Haningtyas (Indonesia) 29 BWF
26.Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow (Indonesia) 30 BWF
27.Nipitphon Phuangphuapet/Savitree Amitrapai (Thailand) 32 BWF
28.Takuro Hoki/Wakana Nagahara (Jepang) 65 BWF