Tim Piala Thomas Indonesia Haram Remehkan Tim India
Sabtu, 14 Mei 2022 19:49:40

Majalabulutangkis.com- Dilihat dari kualitas pemain per individu, para pemain India jelas tak sebaik pemain-pemain Tiongkok dan Jepang. Dua tim yang disebutkan terakhir ini mampu dihajar Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan di perempat final dan semifinal Piala Thomas 2022.
Namun, sebuah kesalahan besar menganggap tim India akan lebih mudah dihadapi dibandingkan tim Tiongkok dan Jepang. Itu sebabnya, Ginting dan kolega dilarang memandang remeh Lakshya Sen dan kawan-kawan pada final di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Minggu (15/5).
Keseriusan diperlihatkan pasukan tim 'Merah Putih' jelang final ke-21 bagi tim Thomas Indonesia tersebut. Salah satunya dengan membatasi aktivitas para pemain di luar Hotel Ibis Impact di mana mereka menginap selama gelaran Piala Thomas-Uber 2022.
"Indonesia sangat serius menghadapi partai final Piala Thomas lawan India besok. Sore ini mereka berlatih agar lebih siap menghadapi partai final," tutur manajer tim Hendro Santoso di Hotel Ibis Bangkok Impact, Sabtu (14/5) sore, dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
Tim Indonesia masih merahasiakan susunan pemain yang akan diturunkan kontra India. Hendro berdalih pihaknya masih harus berdiskusi dengan para pelatih, pelatih fisik, dokter, sampai tim psikolog. Kedua tim finalis memang masih memiliki waktu hingga 4 jam sebelum final dimulai pada pukul 13.00 waktu setempat untuk menyerahkan daftar pemain.
"Kita baru besok pagi berdiskusi untuk menyusun susunan pemain untuk diturunkan lawan India. Yang pasti, kami turunkan kekuatan terbaik," sebut Hendro.
Menurut pelatih tunggal putra Irwansyah, semua pemainnya dalam kondisi oke. Hanya, pertarungan melawan Jepang di semifinal kemarin membuat para pemain capek. Dengan rehat penuh hari ini, dia opimistis kondisi pemainnya bakal kembali bugar.
Meski begitu, untuk menghadapi India di final, semua pemain siap tempur. Mereka yang terpilih, siap untuk sumbang angka.
"Performa Ginting juga makin bagus. Rasa percaya dirinya juga makin tumbuh. Ini hal yang positif, apalagi dia kemarin bisa kalahkan Kento Momota," papar Irwansyah.
Sementara pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi sudah mewanti-wanti pemainnya mau berjuang keras di final. Lawan India tentu tak mudah dan perlu penampilan yang ekstra.
"Untuk pertandingan besok, saya minta pemain wajib kerja ekstra keras. Ibaratnya, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala," tuturnya.
Untuk menurunkan susunan pemain, Herry akan melihat bagaimana hasil latihan sore ini. Setelah itu, baru berdiskusi secara personal dengan anak asuhannya.
"Sebetulnya semua pemain siap dimainkan. Tapi, saya akan berbicara secara personal dulu dengan mereka untuk melihat bagaimana kesiapan fisik, teknik, dan terutama mentalnya. Karena ini partai final yang sangat tak mudah," tutur Herry.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI