Daihatsu Indonesia Masters 2020: Gelar Ketiga Siwei/Yaqiong

Minggu, 19 Januari 2020 18:44:27

 

Majalahbulutangkis.com- Dominasi pasangan ganda campuran nomor 1 dunia asal Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong masih sulit untuk digoyahkan oleh lawan-lawannya. Gelar di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, menjadi pembuktian betapa solidnya Siwei/Yaqiog.

Di laga final Minggu (19/1), Siwei/Yaqiong yang menempati unggulan pertama di ajang BWF Super 500 berhadiah total 400.000 dolar AS ini sukses mengalahkan rekannya sendiri Wang Yilyu/Huang Dongping dua game langsung 21-9, 21-9 dalam durasi 25 menit saja.

Bagi Siwei/Yaqiong adalah gelar kedua yang diraih di awal musim 2020 serta gelar ketiga di ajang Daihatsu Indonesia Masters sejak mulai naik level di tahun 2018. Sebelumnya pekan lalu mereka juga sukses menjuarai ajang Malaysia Masters. Yang luar biasa, di laga final pun Siwei/Yaqiong juga mengalahkan Yilyu/Dongping 21-19, 21-12.

Yilyu/Dongping yang saat ini berada di peringkat 2 BWF memang seperti mati kutu menghadapi rekannya itu. Ini adalah kemenangan ke-13 yang dicatat Siwei/Yaqiong dari 15 pertemuan melawan Yilyu/Dongping.

Namun yang menarik, meskipun telah mendominasi gelar juara BWF World Tour, juara dunia, emas Asian Games, namun ganda campuran Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong tak mau sesumbar ketika ditanya soal peluang di Olimpiade Tokyo 2020.

Pasangan rangking satu dunia tersebut mengantisipasi atmosfer yang berbeda di olimpiade yang merupakan event olahraga terakbar.

"Belum dapat dipastikan apakah bisa menang di olimpiade, karena di pertandingan akan berbeda, punya tempat beda, teknik main beda, lawan beda," kata Zheng dalam konferensi pers usai pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020.

"Kami nggak berani besar kepala, mau fokus gimana caranya mengembangkan diri kami, kalaupun belum beruntung menang di olimpiade, kami akan menghargai prosesnya yang sudah berjalan selama ini," lanjut Zheng.

"Dong Ping kurang fit, jadi ini mempengaruhi, performa mereka, nggak seperti biasanya, karena kemampuan individunya tak bisa dikeluarkan maksimal," ujar Huang.

"Kami merasa tahun ini kami benar-benar bisa full keluarkan kemampuan kami. Di tahun ketiga ini kami senang bisa menang lagi, kami ucapkan ribuan terima kasih kepada fans di Indonesia yang terus mendukung kami dan memberikan kami semangat untuk memenangkan pertandingan," tutur Zheng.

Kekompakkan Zheng/Huang memang sudah tak perlu diragukan lagi. Mereka ternyata sudah saling kenal dan berteman sejak kecil, jadi sudah saling mengetahui pribadi masing-masing.

"Kami sudah kenal sejak kecil, jadi lebih mudah dapat chemistry-nya, lebih mudah kerjasama. Kalu berantem atau nggak cocok sih jarang karena udah mengenal sejak lama," ungkap Huang ketika ditanya soal kekompakannya dan Zheng. (MB-01)