Tim Garuda Rebut Posisi Runner up Simulasi Piala Thomas
Kamis, 03 September 2020 15:43:08
.jpg)
Majalahbulutangkis.com- Tim Garuda akhirnya berhasil menempati posisi runner-up di ajang Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Hasil tersebut diperoleh setelah di laga ketiga atau terakhir mengalahkan tim Harimau dengan skor 4-1, Kamis (3/9).
Empat poin kemenangan Tim Garuda disumbangkan Anthony Sinisuka Ginting, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay dan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana.
Kemenangan pertama dibuka Anthony yang berhasil mengalahkan Chico Aura Dwi Wardoyo lewat duel rubber game dengan skor 18-21, 21-15, 21-13. Di game pertama, Anthony mengakui kalau ia belum bisa langsung in ke pertandingan. Menurutnya di game pertama Chico masih dalam kondisi fisik prima. Kecepatan, kelincahan serta cegatan-cegatan Chico cukup merepotkan Anthony di game pertama.
"Chico juga unggul dari segi posturnya yang tinggi. Dia juga pemain yang agresif. Beberapa kali saya salah arah pengembalian bola," kata Anthony usai laga.
"Chico lebih mengatur permainan, dari kecepatan dan tempo, sebisa mungkin saya nggak kasih kesempatan dia untuk menyerang dari atas. Selain itu, shuttlecock kencang juga, bisa jadi bumerang buat saya," tutur peraih medali perunggu Asian Games 2018 ini.
Kejutan juga terjadi partai kedua ketika pasangan andalan Tim Harimau, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dipaksa mengakui keunggulan pasangan muda Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dua game langsung 16-21, 17-21. Kemenangan Leo/Daniel membuat Tim Garuda unggul 2-0.
Leo/Daniel hari ini bermain cukup baik dan tidak banyak melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Sebaliknya, Kevi/Marcus tidak tampil di permainan terbaik mereka dan seringkali gagal mengantisipasi pengembalian-pengembalian Leo/Daniel.
"Hari ini kami bermain seperti kemarin, kami banyak menerapkan permainan dengan bola-bola no lob. Memang instruksi dari pelatih seperti itu," kata Leo usai laga.
Ini adalah kejutan kedua yang dibuat Leo/Daniel setelah sebelumnya juga mengalahkan pasangan senior yang memperkuat Tim Banteng, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dengan skor 21-15, 21-16.
Sukses Tim Garuda akhirnya ditentukan di partai ketiga melalui tunggal putra Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay yang sukses mengalahkan Firman Abdul Kholik dengan skor 21-16, 21-15. Turun sebagai penentu kemenangan tim, Ikhsan mendapat banyak pengalaman berharga di turnamen beregu ini.
"Pasti rasanya senang bisa menyumbang angka dan membawa tim Garuda jadi runner up," kata Ikhsan dalam sesi wawancara setelah pertandingan.
"Ini jadi pelajaran buat saya kalau turun di partai penentu, sudah tahu tegangnya bagaimana. Jadi sudah bisa mengatur," lanjutnya.
Menghadapi Firman yang lebih senior, Ikhsan mencoba untuk bermain lebih lepas dan berani mengeluarkan kemampuannya. Firman yang merupakan pemain kidal tentu punya kebiasaan- kebiasaan yang berbeda dari pemain lainnya, namun karena sudah sering latihan bersama di pelatnas, Ikhsan sudah mengantisipasi hal ini.
"Tadi saya mencoba untuk tidak mati sendiri, menambah kecepata dan lebih berani. Lawan kan lebih senior, pasti lebih banyak pengalaman. Kalau ditanya sudah puas dengan capaian saya, saya belum puas. Saya harus meningkatkan speed dan stamina saya," ungkap Ikhsan.
Dua partai selanjutnya yang tidak menentukan namun tetap dimainkan. Pasangan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri menambah keunggulan 4-0 bagi Tim Garuda setelah mengalahkan pasangan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Amri Syahnawi 21-10, 21-16.
Satu-satunya poin yang lepas dari Tim Garuda terjadi di partai kelima ketika tunggal putra Syabda Perkasa Belawa harus mengakui keunggulan Christian Adinata dengan skor 15-21, 11-21.
"Syabda punya serangan yang bagus, variasi permainan depannya banyak. Di game kedua dia terpeleset dan saya merasa permainannya agak menurun," komentar Christian soal permainan.
"Saya dapat banyak pelajaran selama bertanding di simulasi ini, kan sering didampingi pelatih utama, jadi banyak masukan untuk saya," ungkap Christian.
Sementara itu, pelatih tunggal putra Tim Garuda, Irwanyah, sudah puas dengan penampilan timnya yang bisa mengeluarkan semua kemampuan mereka.
"Secara keseluruhan penampilan tim cukup memuaskan, semua sudah dikeluarkan di pertandingan hari ini. Dari tunggal putra, Syabda yang turun di partai terakhir sedikit ketarik pahanya dari dua pertandingan sebelumnya," kata Irwansyah.
Hasil pertandingan Tim Harimau vs Tim Garuda (1-4):
1.Chico Aura Dwi Wardoyo vs Anthony Sinisuka Ginting 21-18, 15-21, 13-21
2.Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon vs Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin 16-21, 17-21
3.Firman Abdul Kholik vs Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay 16-21, 15-21
4.Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Amri Syahnawi vs Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri 10-21, 16-21
5.Christian Adinata vs Syabda Perkasa Belawa 21-15, 21-11. (MB-01)
Baca Juga
- Greysia/Apriyani Melaju Ke Semifinal BWF World Tour Finals
- Singapore Open 2019: Langkah Hafiz/Gloria Terhenti Di Semifinal
- Malaysia Open 2022: Lawan Hebat Tunggu Dua Ganda Campuran Di Babak 16 Besar
- Absen Di Kejuaraan Dunia, Owi/Butet Fokus Ke Asian Games
- PB.Fortuner Juara Umum Kejurkot PBSI Kota Depok 2021