Malaysia Open 2022: Lawan Hebat Tunggu Dua Ganda Campuran di Babak 16 Besar

Selasa, 28 Juni 2022 18:08:23

 

Majalahbulutangkis.com- Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati mampu mengatasi ujian pertama mereka pada babak I atau 32 besar Malaysia Open 2022. 

Bermain di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa (28/6), Rinov/Pitha sebenarnya mendapat tekanan dari publik tuan rumah. Toh, Rinov/Pitha sanggup mengabaikan itu. Meski sempat kalah telak pada game pertama, 9-21, ganda berperingkat 19 dunia ini mampu membalas di dua game berikutnya, 21-12, 22-20. 

"Tak terlalu terpengaruh (tekanan penonton). Selama kita masih bisa fokus pasti tak merasa terganggu. Normal saja. Tadi di game pertama kita menang angin dan sebenarnya sudah diantisipasi, tapi ternyata kondisinya berbeda jauh dengan saat latihan jadi agak kaget. Di game kedua kita bisa mulai adaptasi dan bermain dengan leluasa, lebih enak," kata Rinov dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.

"Di game ketiga khususnya di poin-poin kritis, kunci kemenangan kita adalah tetap konsisten dengan pola permainan yang kita mau dan yang terpenting percaya sama partner jadi tak takut untuk melakukan apa pun. Komunikasinya terus dijaga," ujar Pitha menimpali. 

Secara peringkat Chan/Cheah, yang menghuni posisi 217 dunia, memang jauh di bawah Rinov/Pitha. Namun, pengalaman Chan/Cheah di sektor ganda campuran plus dukungan penuh publik Axiata Arena yang membuat mereka bisa tampil solid. 

Berbeda dengan Rehan/Lisa, peringkat 46 dunia, yang harus menghadapi ganda berperingkat 25 dunia, Chang Tak Ching/Ng Wing Yung. Ganda Hong Kong ini juga unggul 1-0 dalam rekor pertemuan dengan Rehan/Lisa. 

Namun, statistika itu terbukti tak berguna di lapangan. Rehan/Lisa mampu menang dengan rubber game 23-21, 8-21, 21-18 dalam tempo 45 menit. Kunci kemenangan mereka terletak pada komunikasi saat bertanding.

"Kami bermain belum enak hari ini. Masih penyesuaian dengan lapangan dan arah angin. Di game pertama kami bisa menang, tapi di game kedua kami malah ragu-ragu mainnya. Padahal, menang angin kondisinya cuma karena anginnya kencang, kami jadi takut bolanya keluar terus," ungkap Rehan.

"Di game ketiga Lisa bilang sama asya untuk bermain lepas. Pelatih juga bilang sekarang fokus dulu cari poin di lapangan yang kalah angin, saat pindah di interval jangan dipikirin dulu. Kami juga masih bermain terlalu terburu-buru, padahal lawan sebenarnya sedang tak enak mainnya, banyak mati sendiri juga," imbuhnya. 

Lisa mengamini perkataan Rehan," Kami komunikasi terus, saya bilang Rehan untuk jangan terlalu nafsu karena kita mainnya buru-buru. Saya juga bilang untuk sabar dan jangan terlalu menyesali kalau hilang poin, fokus lagi, cari poin lagi."

Itu berarti, kendati menang atas lawan-lawan masing-masing, kedua ganda muda Indonesia itu punya sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dicari solusinya. Pasalnya, mereka akan menghadapi lawan yang lebih hebat di perdelapan final, Kamis (30/6). 

Rehan/Lisa bersua dengan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping. Ganda Tiongkok ini menyingkirkan ganda Brasil, Fabricio Farias/Jaqueline Lima, 21-11, 21-14 di babak 32 besar. Rehan/Lisa menyerah pada pertemuan pertama dengan Wang/Huang, yang terjadi di babak II Indonesia Masters 2022, tiga pekan lalu. 

Rinov/Pitha berjumpa peringkat 7 dunia, Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Ganda Hong Kong ini juga mendepak wakil tuan rumah di babak 32 besar, Choong Hong Jian/Peck Yen Wei, 21-18, 21-18. Dalam rekor pertemuan, Rinov/Pitha tercecer 1-2 dari Tang/Tse. Namun, pada bentrokan terakhir mereka di 32 besar Badminton Asia Championships 2022, Rinov/Pitha mampu menang dengan straight game

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI