Thailand Open 2022: Hanya Rehan/Lisa yang Kalah di Hari Kedua
Rabu, 18 Mei 2022 21:35:27

Majalahbulutangkis.com- Thailand Open 2022 menggelar hari kedua babak I atau 32 besar di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Rabu (18/5). Dari sembilan wakil Indonesia yang bertanding, cuma satu yang gagal melanjutkan langkah ke babak II atau 16 besar yang akan dihelat pada Kamis (19/5).
Satu-satunya wakil 'Merah Putih' yang kandas itu adalah Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati yang bermain di sektor ganda campuran. Meski begitu, kekalahan pasangan peringkat 45 dunia bisa dimahfumi.
Rehan/Lisa melawan peringkat 1 dunia dari Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Kendati kalah, Rehan/Lisa memberikan perlawanan sengit hingga rubber game dengan durasi 52 menit.
Mereka bahkan mampu merebut game pertama lebih dulu dengan skor 21-13. Namun, Dechapol/Sapsiree membalas di dua game berikutnya dengan 21-16, 21-13. Rehan mengakui lawan mengubah tempo permainan dari lambat menjadi cepat di pertengahan game kedua dan ini berlanjut di game ketiga.
"Di game pertama, kami menang angin, kita tekan terus agar lawan jangan sampai berkembang. Dari awal kita lebih menekan duluan. Game kedua, di posisi kalah angin, saat kedudukan kami memimpin 15-13, lawan mengubah pola permainan. Dari bermain lambat jadi lebih cepat dan lebih menyerah. Irama permainan kita terbawa lawan," kata Rehan dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Game ketiga, lawan lebih yakin. Juga mereka berani melakukan servis flick. Kekalahan kami lebih banyak ditentukan karena kami kalah pengalaman," tambahnya.
Pelatih ganda campuran, Amon Sunaryo, sepakat dengan Rehan. Namun, ia menambahkan selain pengalaman, Rehan/Lisa juga harus meningkatkan stamina serta tenaga mereka lagi, terutama untuk bermain panjang atau rubber game.
"Sejak awal, Rehan/Lisa masih bisa mengimbangi permainan lawan, bahkan bisa mencuri game pertama dengan skill mereka. Mulai pertengahan game kedua baru kelihatan tenaga kaki dan tangan mereka berkurang. Jadi pengembaliannya banyak tanggung. Intinya mereka masih kalah tenaga dan fisik, juga pengalaman," ungkap Amon.
Tiga ganda campuran Indonesia lainnya mampu merangsek ke babak 16 besar. Apesnya, mereka sudah harus bertemu dengan para unggulan. Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja bentrok Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping dari Tiongkok yang menjadi unggulan keempat. Dejan/Gloria ke babak 16 besar setelah menggebuk wakil Jerman, Jan Colin Volker/Stine Kuespert, 21-9, 21-14.
Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela melewati hadangan ganda India, Venkat Gaurav Prasad/Juhi Dewangan, 21-15, 21-11, untuk bertemu ganda Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino, yang menempati unggulan ketiga.
Akbar Bintang Cahyono/Marsheille Gischa Islami mendepak ganda Mesir, Adham Hatem Elgamal/Doha Hany Mostafa, 21-16, 21-14, dan bersua unggulan ketujuh dari Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.
Dua wakil 'Merah Putih' di tunggal putra, Tommy Sugiarto dan Shesar Hiren Rhustavito, masih terlalu tangguh buat lawan-lawan mereka di babak 32 besar. Tommy, bahkan, di luar dugaan menyingkirkan unggulan keempat dari Taiwan, Chou Tien Chen, dengan rubber game 22-20, 14-21, 21-15.
Putra legenda tunggal putra Indonesia, Icuk Sugiarto, ini menantang Li Shi Feng dari Tiongkok di perdelapan besar. Li Shi Feng secara mengejutkan menggerus bintang Jepang, Kenta Nishimoto, 21-12, 21-17 di babak 32 besar.
Kejutan juga ditoreh Vito. Pemain berusia 28 tahun ini melibas unggulan ketiga dari Denmark, Anders Antonsen, 17-21, 21-19, 21-16. Laju Vito diprediksi akan berlanjut karena di babak 16 besar ia hanya bertemu Brian Yang. Pemain Kanada ini mengalahkan pemain Tiongkok, Lu Guangzu 21-19, 11-21, 21-15 di babak sebelumnya.
Dua tunggal putri Indonesia, Ruselli Hartawan dan Fitriani, juga masih memelihara eksistensi mereka di Thailand Open 2022 dengan level Super 500. Mirisnya, Ruselli, yang mendepak wakil Malaysia, Kisona Selvaduray, 14-21, 21-18, 21-19, di babak 32 besar harus bertemu unggulan pertama dari Taiwan, Tai Tzu Ying.
Sedangkan, Fitriani sudah ditunggu unggulan kedelapan dari Tiongkok, He Bing Jiao, yang melebur kompatriotnya, Han Yue, 21-18, 21-9, di babak sebelumnya.
Di sektor ganda putra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, yang menempati unggulan pertama, tanpa kesulitan melipat ganda Inggris, Callum Hemming/Steven Stallwood, 21-19, 21-19. Sialnya, The Daddies harus bersua yunior mereka, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, di perdelapan final.
Juara All England 2022 ini memenangi duel terakhir dengan Ahsan/Hendra pada final All England 2022 di Birmingham, Inggris, pada 20 Maret lalu.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI