Taipei Open 2022: Ikhsan Langsung Kandas di Babak Awal

Rabu, 20 Juli 2022 17:37:00

 

Majalahbulutangkis.com- Indonesia kini hanya tinggal memiliki satu wakil di Taipei Open 2022. Sang pemain adalah Komang Ayu Cahya Dewi. Tunggal putri berusia 19 tahun ini melaju ke babak II atau 16 besar yang akan dimainkan di Taipei Heping Basketball Gymnasium, Taipei, Taiwan, Kamis (21/7). 

Dua tunggal putra yang juga diutus ke turnamen berlevel BWF World Tour Super 300 tersebut sudah harus menghentikan langkah mereka. Christian Adinata, bahkan, gagal melewati babak kualifikasi akibat kalah dari wakil tuan rumah Chen Chi Ting, Selasa (19/7). 

Satu delegasi lainnya, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, juga tak bisa melalui babak I atau 32 besar yang dipertandingkan pada Rabu (20/7). Pemain berusia 22 tahun ini menyerah dari unggulan kedua, Wang Tzu Wei. 

Di game pertama, Ikhsan sesungguhnya mampu memberikan perlawanan berarti kepada pemain berperingkat 16 dunia tersebut. Ikhsan sanggup mengimbangi perolehan poin sang lawan. Sayangnya, itu hanya terjadi sampai skor 7-7. 

Setelah itu, pemain berposisi 86 dunia ini tak berdaya menghadapi permainan Wang. Setelah memimpin di interval 11-7, Wang langsung menjauh 19-10. Seusai Ikhsan mendulang dua poin lagi, Wang menutup game ini dengan kemenangan 21-11. 

Di awal game kedua, Ikhsan masih belum bisa keluar dari tekanan lawan yang berusia lima tahun lebih tua daripadanya itu. Tak butuh waktu lama, ia sudah tercecer 4-9. Di sini, Ikhsan sempat mendapatkan momentum dan merapat 10-13. 

Namun, Wang tak membiarkan Ikhsan terus berkembang. Jagoan tuan rumah ini terus menjaga keunggulannya di depan Ikhsan. Sampai akhirnya, Ikhsan tak mampu mengejar lagi dan kalah 14-21. Wang membutuhkan waktu total 40 menit untuk menyudahi kedua game kontra Ikhsan.  

Di perdelapan final, Wang akan melawan pemenang pertandingan antara Subhankar Dey dari India versus Leong Jun Hao asal Malaysia. 

Sejauh ini di musim 2022, Ikhsan telah turun di empat turnamen individu, yakni Orleans Masters Super 100, Italian International Challenge, Denmark Masters International Challenge, dan Taipei Open Super 300. 

Hasil terbaik Ikhsan adalah di Italian International Challenge. Ia dikalahkan rekannya, Christian Adinata, di semifinal pada 4 Juni lalu. Di Orleans Masters, pemain berpostur 1,74 meter ini terhenti di babak II. Sedangkan, di Denmark Masters, nasib Ikhsan sama dengan di Taipei Open. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI