[Swiss Open 2022] Ginting Bersua Juara Swiss Open 2016 di Semifinal

Jumat, 25 Maret 2022 22:26:08

Majalahbulutangkis.com- Anthony Sinisuka Ginting mendapatkan tantangan sulit pada perempat final Swiss Open 2022 di St. Jakobshalle, Basel, Jumat (25/3). 

Di game pertama, pemain berusia 25 tahun ini bertarung dengan ketat melawan juara Swiss Open 2018, Sameer Verma. Kedua pemain tak pernah bisa menjauhi satu sama lain. 

Bahkan, mepetnya poin mereka terjadi hingga di poin 16-16. Beruntung, dari sini, Ginting seolah mendapatkan angin segar. 

Ia mendulang empat poin beruntun untuk unggul 20-16. Sameer hanya mendapatkan satu tambahan poin sebelum ditutup dengan kemenangan untuk Ginting 21-17 dengan durasi 18 menit. 

Di game kedua, Ginting makin nyaman dalam permainannya. Ia melesat untuk memimpin 8-0 sebelum Sameer merebut poin pertamanya dan membuat kedudukan 1-8. 

Yang sulit dimengerti, Ginting seolah kehilangan gereget permainannya. Ini membuat Sameer sanggup mendulang lima angka untuk membuat skor 6-9. Beruntung, Ginting bisa menghentikannya dan unggul 11-7 di interval. 

Selepas jeda, Ginting mendominasi permainan dan dengan mudah merangkai poin hingga kedudukan 19-11. Sameer bisa menambah tiga angka, tapi Ginting menghentikan perlawanannya dengan kemenangan 21-14 dalam tempo 21 menit. Total, Ginting membutuhkan waktu 39 menit untuk merebut tiket ke semifinal.  

Ginting kini memimpin 2-1 dalam head-to-head dengan Sameer. Ini ketiga kalinya Ginting merangsek hingga semifinal Swiss Open. Minusnya, ia tak pernah bisa sampai ke final. Pada 2017, Ginting dikalahkan pemain Denmark, Emil Horst. Dua tahun berikutnya, ia menyerah di tangan pemain Tiongkok, Shi Yuqi.  

Di semifinal tahun ini, Sabtu (26/3), Ginting sudah ditunggu rekan Sameer, Prannoy Haseena Sunil Kumar, juara Swiss Open 2016. 

Di babak delapan besar, Prannoy mendepak kompatriotnya juga, Parupalli Kashyap, 21-16, 21-16. Ginting dan Prannoy sama-sama pernah satu kali saling mengalahkan. 

Prannoy menang di Indonesia Open 2017. Ginting baru bisa membalasnya di Japan Open 2018. 

Menariknya, India dan Indonesia berpeluang menambah satu tiket semifinal lagi. Tentu, itu jika Jonatan Christie mampu mengalahkan pemain Prancis, Toma Junior Popov, dan Srikanth Kidambi menghentikan tunggal putra Denmark, Anders Antonsen. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI, BWF