Singapore Open 2022: Tunggal Putri Indonesia Habis Setelah Gregoria Kalah

Jumat, 15 Juli 2022 16:21:04

 

Majalahbulutangkis.com- Gregoria Mariska Tunjung gagal mengulangi prestasi dengan mencapai semifinal Malaysia Masters 2022, pekan lalu. Di Singapore Open 2022, pemain yang kini menghuni ranking 26 dunia ini kandas di perempat final, Jumat (15/7). 

Bermain di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Gregoria harus mengakui kehebatan pemain berperingkat 11 dunia dari Tiongkok, Wang Zhi Yi. 

Di game pertama, Gregoria sesungguhnya membuat awal yang bagus. Setelah sempat tertinggal 1-4, pemain berusia 22 tahun ini mampu membalikkan keadaan dan unggul 9-6. Kemudian ia menutup interval pertama dengan keunggulan 11-9. 

Namun, selepas itu, permainan pemain yang biasa dipanggil Jorji ini menurun drastis. Ia hanya mampu memimpin 12-11. Di sini momentum justru didapat oleh Wang yang sanggup berbalik memimpin 14-13. 

Dari sini, Wang mendulang lima poin beruntun untuk unggul 19-14. Jorji setelah itu cuma bisa meraup tiga angka sebelum dituntaskan oleh Wang dengan kemenangan 21-17. 

Di game kedua, Jorji sepertinya belum bisa melepaskan tekanan. Ia langsung tercecer 4-9. Wang menutup interval game ini dengan keunggulan 11-5. Selepas rehat, Wang terus memimpin hingga 16-12. 

Meski begitu, Jorji tak mau menyerah begitu saja. Ia sanggup meraup tiga poin untuk merapatkan skor 15-16 dan, bahkan, menyamakannya menjadi 17-17. Di sini, Jorji terlihat mendapatkan momentumnya. 

Sayangnya, keberuntungan tak berpihak kepada Jorji. Ia cuma bisa menambah satu angka, sedangkan Wang melesat dengan torehan empat poin sekaligus dan menang 21-18. Total waktu dihabiskan di partai ini adalah 41 menit.   

Di semifinal, Wang akan menghadapi Aya Ohori. Tunggal putri Jepang berperingkat 30 dunia ini mengempaskan Saina Nehwal secara dramatis di perempat final. 

Aya memenangi game pertama dengan 21-13. Di game kedua, giliran Saina membalas dengan kemenangan 21-15. Mantan pemain nomor 1 dunia asal India ini sesungguhnya berpeluang memenangi game ketiga. Ia sempat memimpin 20-18. 

Namun, Saina tak bisa menuntaskannya dengan kemenangan. Justru Aya bangkit dan menang 22-20 dengan durasi 63 menit. Ini kemenangan kedua dari dua bentrokannya melawan Saina. Sebelumnya Aya menang pada babak 32 besar Denmark Open 2021. 

Wang dan Aya telah tiga kali bersua dan semuanya dimenangi oleh Aya. Bentrokan terakhir mereka terjadi di babak 32 besar Thailand Masters 2020 di mana Aya keluar sebagai pemenangnya. 

Semifinal lainnya mempertemukan Saena Kawakami dengan satu-satunya unggulan yang masih tersisa, Pusarla Venkata Sindhu. Rekor pertemuan kedua pemain masih milik Pusarla dengan skor 2-0. Namun, pertemuan terakhir kedua pemain sudah terjadi di China Open 2018. 

Saena yang berperingkat 38 dunia membuat kejutan dengan mendepak Pornpawee Chochuwong di perempat final. Unggulan keenam dari Thailand ini menyerah 17-21, 19-21 dengan durasi 40 menit. Sebaliknya, Pusarla, yang menempati unggulan ketiga, harus bertarung selama 62 menit untuk menaklukkan wakil Tiongkok berperingkat 19 dunia, Han Yue, 17-21, 21-11, 21-19. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI