Malaysia Masters 2022: Hebat! Gregoria Benamkan Akane untuk 2 Kali Beruntun
Jumat, 08 Juli 2022 18:20:39
Majalahbulutangkis.com- Gregoria Mariska Tunjung membuktikan kemenangannya atas Akane Yamaguchi pada babak 32 besar Malaysia Open 2022, pekan lalu, bukan sebuah kebetulan. Pasalnya, untuk kali kedua secara beruntun, Gregoria bisa melakukan itu lagi. Momennya kali ini pada perempat final Malaysia Masters 2022 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (8/7).
Meski demikian, tak seperti ketika di Malaysia Open di mana Gregoria menang relatif mudah, di Malaysia Masters pemain berusia 22 tahun ini harus bermain rubber game, 25-23, 15-21, 21-10, berdurasi 50 menit. Kemenangan Gregoria itu membuat skor pertemuan 3-8 untuk Akane. Namun, bagi pemain yang akrab disapa Jorji ini bukan kemenangan atas Akane yang penting.
Lebih bermakna baginya adalah kemenangan tersebut membawanya ke semifinal Malaysia Masters 2022 yang akan dipertandingkan pada Sabtu (9/7). Ini menjadi semifinal BWF World Tour pertama Jorji sejak 2018. Empat tahun silam, tunggal putri berperingkat 31 dunia ini menapak babak 4 besar di Denmark Open Super 750 dan Thailand Open Super 500.
"Hari ini yang pasti saya lebih siap. Tapi, saya tak mau memberikan tekanan yang berlebihan di diri saya karena saya bisa menang minggu lalu di Malaysia Open. Puji Tuhan bisa lancar, bisa tetap tenang dan mengatur emosi dengan baik," kata Jorji dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Akane lebih melawan dan lebih memaksa di lapangan karena kelihatan di minggu sebelumnya ia bukan di permainannya. Tapi, hari ini dia coba untuk mengeluarkan kemampuannya. Tadi setelah menang di game pertama, saya coba lebih tenang dan tak memikirkan hasil. Saya hanya fokus bagaimana saya bisa fight di lapangan," lanjutnya.
Sudah berada di semifinal tak membuat Jorji berpuas diri. Ia ingin memaksa dirinya untuk terus berjuang. Maklum, secara individu prestasinya belum terlihat setidaknya dalam dua tahun terakhir ini. Apesnya, Jorji bersua An Se Young di semifinal. Bocah ajaib Korea Selatan ini menggerus Ratchanok Intanon dari Thailand, 13-21, 21-13, 21-12, di perempat final. Pertemuan terakhir Jorji dan An Se Young terjadi di All England Open 2022, Maret lalu. Saat itu, Jorji tunduk 16-21, 4-21.
"Saya tak ingin berhenti di sini, saya ingin paksa diri saya lagi karena selama dua tahun ini saya tak ada hasil yang bisa terlihat," sebut Jorji.
"Pertemuan terakhir saya dengan An Se Young terjadi di All England Open 2022 dan saya kalah. Besok, saya ingin maksimal, saya punya target sendiri. Pastinya ingin menang, jadi saya akan coba sebaik mungkin lebih dari hari ini," pungkasnya.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI