SIngapore Open 2018: Ihsan Diganjal Nguyen Tien Minh

Sabtu, 21 Juli 2018 06:11:49

 

Majalahbulutangkis.com- Tunggal putra andalan Indonesia, Ihsan Maulana Mustofa harus menerima kenyataan pahit setelah kandas di perempat final ajang bulutangkis Singapore Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 500.

Pemain Pelatnas PBSI yang dipersiapkan tampil di Asian Games 2018 ini secara menyakitkan dikalahkan pemain senior Vietnam, Nguyen Tien Minh dua game langsung 15-21, 15-21 di Singapore Indoor Stadium, Jumat (20/7).

Ini kekalahan Ihsan yang pertama dari pemain Vitenam itu. Irwansyah selaku pelatih tunggal putra pun memberikan komentar tentang permainan Ihsan di babak perempat final ini.

“Harusnya Ihsan lebih berani dan lebih mau main capek, tapi dia terlalu megikuti pola permainan lawan. Padahal strategi kita tidak boleh ikutin, harus tempo permainan dia lebih cepat. Dan akhirnya malah dianya yang terkontrol oleh lawan, karena terlalu mengumpannya enakin lawan.” kata Irwansyah.

Kegagalan juga dialami pemain tunggal putri Indonesia, Yulia Yosephin Susanto langkahnya terhenti di tangan pemain muda Tiongkok, Han Yue dalam laga tiga game 11-21, 21-19, 14-21 dalam waktu 61 menit.

Kekalahan Yulia memang sangat disayangkan karena di game ketiga ia sudah sempat unggulan jauh 14-7 namun justru berbalik kalah dan terkunci di angka 14.

“Tidak tahu kenapa, game tiga sudah unggul 14-7 tiba-tiba hilang aja. Seperti susah dapat poin satu aja. Tipikal mainnya lawan dari game pertama itu sama. Hanya ga bisa fokus diakhir-akhir, tahu-tahu tidak bisa main. Lawan itu ulet mainnya, tapi di game tiga dia mainnya lebih fokus. Game dua tadi, saya ga mau kalah aja tadi, tapi di game tiga malah ga bisa main," ungkap Yulia.

Melihat anak didiknya, bermain kurang optimal di game tiga. Liang Chiu Shia selaku pelatih Yulia berkomentar bahwa mungkin ini baru pertama kali Yulia bermain rubber game dari babak pertama hingga babak perempat final ini.

“Yulia belum pengalaman dan kaget aja bisa masuk sampai sejauh ini. Sebenarnya lawannya seimbang, tidak jauh beda. Tadi sudah mimipin di game tiga, malah tempo mainnya diturunin. Jadi pergeraknya pelan dan mati-mati sendiri. Tadi dia konsentrasinya kurang fokus. Pemain Tiongkok tadi bolanya tidak menyusahkan, dia hanya menang ulet  dan sabar," ujar Liang Chiu Shia. (MB/01)