SEA Games 2021: Beban Target Dituding Biang Kegagalan Tunggal Putra
Jumat, 20 Mei 2022 21:08:31
Majalahbulutangkis.com- Kegagalan tunggal putra mendulang medali di nomor perorangan cabang olahraga bulutangkis SEA Games XXXI 2021 di Vietnam menjadi sorotan publik tepok bulu Tanah Air.
Kejadian ini mengulang peristiwa SEA Games 2015 di Singapura dan 2019 di Filipina. Dua wakil 'Merah Putih' di sektor ini pada SEA Games 2021 Vietnam, Christian Adinata dan Chico Aura Dwi Wardoyo, harus mengakui keunggulan lawan-lawan mereka sebelum menapak semifinal.
Christian bahkan sudah tersingkir di babak 16 besar, Kamis (19/5). Ia dikalahkan pemain tuan rumah, Nguyen Tien Minh, 12-21, 19-21. Sedangkan, Chico dihentikan utusan Singapura, Jason Teh, 16-21, 16-21 di perempat final, Jumat (20/5).
Pelatih tunggal putra PBSI, Harry Hartono, tak menampik kedua anak asuhnya merasa terbebani target meraih medali yang diberikan sebelum SEA Games 2021 dimulai.
"Ada target yang menjadikan Chico dan Christian terbebani untuk tampil maksimal. Tapi, mereka memang harus belajar mengatasi supaya beban itu menjadi motivasi," kata Harry dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Mental dan cara berpikir mereka harus kuat jika ingin standar levelnya tinggi dan event SEA Games ini bagus untuk pengalaman mereka berdua. Saya berharap mereka bisa lebih matang setelah dari sini," tambahnya.
Harry pun meminta maaf kepada rakyat Indonesia karena kegagalan sektor tunggal putra meraih medali di Vietnam. Pasalnya, sektor ini menjadi satu-satunya yang tak mempersembahkan medali bagi kontingen bulutangkis 'Merah Putih' di SEA Games 2021.
"Kami mohon maaf kepada masyarakat Indonesia karena tahun ini tim tunggal putra belum bisa menyumbang medali. Penampilan Chico dan Christian kurang maksimal, tentunya akan ada evaluasi dan catatan untuk diperbaiki dan ditingkatkan lagi," ungkap Harry.
Di luar sektor tunggal putra, Indonesia meloloskan tujuh wakil ke babak semifinal SEA Games 2021 yang akan digelar di Bac Giang Gymnasium, Sabtu (21/5).
Mereka adalah Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani (tunggal putri). Lalu, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (ganda putra). Berikutnya, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda putri), serta Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso (ganda campuran).
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI