Pelatih Tim Putri Ungkap Kunci Sukses Juara

Senin, 21 Febuari 2022 10:23:44

 

Majalahbulutangkis.com- Tim putri Indonesia menorehkan sejarah membanggakan. Untuk pertama kalinya laskar Srikandi merangsek ke final Badminton Asia Team Championships (BATC). 

Bahkan, tak hanya sampai di situ. Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan mampu menjadi juara. Pada final di Setia City Convention Centre, Shah Alam, Selangor, Malaysia, Minggu (20/2), mereka mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-1. 

Gregoria, Putri Kusuma Wardani, dan Nita Violina Marwah/Lanny Tria Mayasari masing-masing menyumbang satu poin. 

Satu-satunya poin yang melayang terjadi pada ganda pertama. Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi harus mengakui ganda pertama Korsel di partai kedua. 

Apa pun, kesuksesan tim putri diklaim tim pelatih PBSI tak dicapai secara tiba-tiba. Mereka sudah merancangnya sejak sebelum bertolak ke Malaysia.

Ya, sedari awal, Gregoria dan kawan-kawan memang tak dibebankan target macam-macam. Mereka cuma diharapkan mampu menapak semifinal. Strategi ini terbukti berhasil. 

Laskar Srikandi Pelatnas Cipayung bermain tanpa beban sejak dari laga pertama penyisihan grup hingga final. 

"Sebenarnya, target tim putri kami hanya mencapai semifinal karena ini adalah tim kedua, yang sebagian besar pemain yunior," kata pelatih ganda putri PBSI, Prasetyo Restu Basuki, dikutip dari New Straits Times, Senin (21/2).

"Kami jelas sangat bangga telah melewati target itu dan menjuarainya untuk kali pertama," tambahnya. 

Selain tanpa target dan beban, para pemain juga selalu diberi masukan sebelum turun bertanding. Tak cuma teknis, tapi juga non-teknis seperti sisi psikologis. 

"Tiap sebelum bertanding, kami menganalisis lawan dan mempelajari kekuatan dan kelemahan mereka. Kami juga memberikan tekanan kuat dari aspek psikologis dan selalu melakukan pertemuan tim sebelum bertanding untuk mendiskusikan banyak hal," ungkat Prasetyo.

"Jika ada masalah, kami berusaha memecahkannya secepat mungkin. Kami juga punya seorang psikologi bersama tim. Kami berusaha membuat pertandingan lebih menyenangkan buat para pemain dengan tak memberi mereka target. Dengan cara ini, kami mampu mengeluarkan performa sebaik mungkin di lapangan," imbuhnya. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI