Gagal di Indonesia Masters, Ratchanok Alihkan Fokus ke Indonesia Open
Minggu, 12 Juni 2022 17:35:47
Majalahbulutangkis.com- Ratchanok Intanon tak kuasa untuk meraih gelar ketiganya di Indonesia Masters. Ratu bulutangkis Thailand ini sebelumnya pernah juara pada 2010 dan 2020.
Namun, pada final di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, (12/6), Ratchanok harus mengakui kehebatan salah satu rival terkuatnya, Chen Yu Fei. Meski telah memberikan perlawanan sengit, Ratchanok tetap menyerah 16-21, 21-18, 15-21 dengan durasi 74 menit.
Pemain berusia 27 tahun ini tak menampik kelelahan menjadi faktor utama kekalahannya. Ini dirasakannya pada game terakhir yang berefek pada dirinya kehilangan fokus di akhir-akhir pertandingan. Maklum, pada semifinal, Sabtu (11/6), Ratchanok harus menjalani partai berdurasi 67 menit untuk mengatasi perlawnan pemain Tiongkok, Han Yue, 13-21, 21-14, 21-18.
Kendati begitu, Ratchanok tak mau meratapi kekalahannya berlama-lama. Juara dunia 2013 ini harus segera mempersiapkan diri untuk melakoni Indonesia Open 2022 yang akan dimulai pada Selasa (14/6). Ia akan berhadapan dengan kompatriotnya, Pornpawee Chochuwong, pada babak 32 besar.
"Jujur kondisi fisik saya menurun, terlebih saat bertanding pada laga sebelumnya menguras tenaga. Selepas ini saya mau recovery dan fokus di Indonesia Open 2022," kata Ratchanok dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
Kekalahan di final Indonesia Masters 2022 menjadi kekalahan ke-15 Ratchanok dari 17 benturan dengan Chen Yu Fei. Pemain Tiongkok berusia 24 tahun ini tak mengira Ratchanok akan memberikan perlawan sengit kepadanya.
"Pertandingan hari ini sangat berbeda. Ratchanok tak seperti biasanya bermain sabar. Justru saya malah terburu-buru dalam menyelesaikan pertandingan," ucap Chen.
"Saya bermain sabar dan tak panik. Hal itu sangat berpengaruh ke mental bertanding saya hari ini," imbuhnya.
Seperti Ratchanok, Chen Yu Fei juga akan turun di Indonesia Open 2022 yang juga akan digelar di Istora Gelora Bung Karno. Ia akan bentrok dengan tunggal putri Korea Selatan, Kim Ga Eun.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI