Malaysia Open 2018: Lee Chong Wei Rebut Gelar ke-12
Senin, 02 Juli 2018 18:49:32
Majalahbulutangkis.com- Ajang bulutangkis Malaysia Open memang masih menjadi kekuasaan Lee Chong Wei. Di usianya yang sudah menginjak 35 tahun, pebulutangkis kawakan Malaysia ini masih memperlihatkan kualitasnya sebagai salah satu pebulutangkis papan atas yang harus diperhitungkan.
Gelar yang diraihnya di ajang Celcom Axiata Malaysia Open 2018 HSBC World Tour Super 750 yang dihelat di Axiata Arena, Kuala Lumpur, 27 Juni-1 Juli, adalah bukti teranyar kehebatan pemain yang akrab disapa Datuk ini. Tak kepalang tanggung, ini adalah gelar ke-12 yang diraihnya di turnamen bulutangkis terbesar yang diselenggarakan di Negeri Jiran itu.
Di laga final Minggu (1/6), Chong Wei mengubur ambisi pemain andalan asal Jepang, Kento Momota dua game langsung 21-14, 21-18 dalam waktu 71 menit. Kemenangan ini pun sekaligus membalas kekalahan Chong Wei di semifinal Kejuaraan Asia 2018 di Wuhan, April lalu, dalam laga dua game 19-21, 14-21. Skor kedua pemain pun sementara imbang 1-1.
Di usianya yang sudah tak muda lagi Chong Wei memang masih menjadi satu-satunya harapan Malaysia untuk meraih gelar demi gelar di berbagai event bergengsi. Terbukti, gelar yang diraihnya Chong Wei di Malaysia Open 2018 pun menjadi satu-satunya gelar yang diraih tuan rumah Malaysia.
Menurut sang pelatih Hendrawan yang juga mantan pemain andalan Indonesia, gelar di Malaysia Open sejatinya bukan target utama Chong Wei tahun ini.
"Target Chong Wei memang bukan di Malaysia Open. Meski begitu, Chong Wei tetap melakukannya dengan baik karena ini merupakan turnamen khusus untuknya," ujar Hendrawan.
Lanjut Hendrawan, target terbesar Chong Wei tahun adalah meraih medali emas di Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta, 18 Agustus - 2 September 2018 mendatang.
"Chong Wei bertekad untuk mendapatkan hasil baik di Malaysia karena akan membantunya mencapai hasil bagus untuk Asian Games yang merupakan target utamanya tahun ini," lanjut Hendrawan.
"Karena bukan target utama, Chong Wei merasa tidak tertekan. Apa pun yang terjadi, dia sudah menegaskan bahwa targetnya adalah Asian Games," tegas Hendrawan lagi.
Sementara di laga final lainnya, gelar tunggal putri diraih Tai Tzu Ying (Taiwan) setelah mengalahkan He Bingjiao (Tiongkok) 22-20, 21-11.
Kubu Jepang sukses membawa pulang dua gelar juara di ganda putra dan ganda putri. Pasangan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda tampil sebagai juara usai mengalahkan rekannya sendiri Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe 21-8, 21-10. Sedang pasangan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi menjadi pemenang di nomor ganda putri usai mengalahkan Chen Qingchen/Jia Yifan (Tiongkok) 21-12, 21-12.
Akan halnya kubu Tiongkok harus puas dengan satu gelar juara di nomor ganda campuran melalui pasangan Zheng Siwei/Huang Yaqiong usai mengalahkan rekannya Wang Yilyu/Huang Dongping 21-9, 21-18. (MB-01)