Ganda Putra Tiongkok Gelar Latihan Khusus untuk Atasi Kecepatan Kevin Cs

Kamis, 28 Juli 2022 15:43:31

 

Majalahbulutangkis.com- Dominasi Indonesia di sektor tunggal putra dunia bisa dilihat dari rilis terakhir ranking dunia pada Selasa (26/7). Di situ, tercantum enam ganda Indonesia berada di 21 besar dunia. 

Secara berurutan mereka adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (1), Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (3), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (5), Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (14), Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri (20), dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (21). 

Malaysia menempatkan tiga wakilnya, yakni Aaron Chia/Soh Wooi Yik (6), Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (10), dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (12). Jepang, Taiwan, India, Denmark, Jerman, Rusia, Tiongkok, dan Inggris masing-masing hanya memiliki satu wakil. 

Satu-satunya wakil Tiongkok itu adalah He Ji Ting/Tan Qiang di ranking 18 dunia. Itu pun mereka hanya tampil satu kali di musim 2022, yakni di All England Open Super 1000 dengan mencapai semifinal. He Ji Ting kini lebih sering bertandem dengan Zhou Hao Dong. Mereka sekarang menghuni peringkat 60 dunia. Sedangkan, Tan Qiang kini berduet dengan Ren Xiang Yu dan berada di posisi 85 dunia. 

Pasangan anyar Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi menjadi ganda putra Tiongkok dengan ranking tertinggi. Juara Indonesia Open Super 1000 pada 2022 ini menempati ranking 26 dunia. Satu ganda anyar Tiongkok lainnya, Liang Wei Keng/Wang Chang, baru bisa mencapai urutan ke-101 dunia. Banyaknya ganda-ganda anyar ini membuat Tiongkok tak bisa mengirim wakil ganda putranya di Kejuaraan Dunia 2022 yang akan digelar di Tokyo, Jepang, 22-28 Agustus. Apalagi, He Ji Ting/Tan Qiang telah menolak undangan BWF untuk tampil di kejuaraan tahunan itu. 

Meski begitu, Liang Wei Keng dan kawan-kawan bisa menjadi ancaman bagi Kevin cs di turnamen-turnamen berikutnya. Yang terdekat adalah Japan Open Super 750 yang akan dilangsungkan di Osaka, 30 Agustus-4 September. 

Menurut laman lokal, Sohu.com, tim pelatnas Tiongkok tengah menggelar latihan khusus demi meningkatkan kemampuan teknis ganda-ganda putra mereka pada Rabu (27/7). Latihan spesial ini dilakukan hanya satu hari setelah mereka berlatih fisik dengan intens. 

Bahkan, Sohu.com menyebut latihan khusus tersebut sengaja dilakukan Liang Wei Keng dan kawan-kawan demi mengantisipasi kehebatan ganda-ganda putra Indonesia. Beberapa waktu lalu, legenda ganda putra Tiongkok, Cai Yun, membeberkan kelemahan dan kekuatan pemain-pemain ganda putra 'Merah Putih'. Kelemahan Kevin dan kawan-kawan disebut Cai Yun ada pada daya smash dari lapangan belakang. Sedangkan, kekuatan ganda-ganda Indonesia ada pada permainan cepat di depan net. 

Latihan khusus dan intens dilakukan Liang Wei Keng cs untuk memperkuat smash dari area belakang lapangan. Ini dilakukan sambil memperbaiki permainan mereka di bagian depan lapangan berupa mengontrol kecepatan saat menerima shuttlecock dari lawan dan melepaskan shuttlecock ke area permainan lawan. 

Dengan kata lain, bermain di depan net tak semata harus selalu cepat. Namun, harus ada kombinasi dan timing yang tepat antara bermain cepat dan lambat. Terpenting adalah kontrol pada shuttlecock

Piawai bermain di depan net memang diakui sebagai kekuatan permainan Kevin dan kawan-kawan. Jika kekuatan ganda-ganda putra 'Merah Putih' ini bisa diredam, ganda-ganda Tiongkok diyakini bakal lebih mudah mengalahkan Kevin cs. 

Sohu.com menjelaskan Liang Wei Keng/Wang Chang, sebagai ganda termuda Tiongkok, memang menjadi target pengembangan sisi teknis dan non-teknis ganda putra 'Negeri Tirai Bambu'. Jelas ganda yang baru bermain sebagai pasangan di empat turnamen (Thailand Open, Indonesia Masters, Malaysia Masters, dan Singapore Open) ini menjadi tumpuan Tiongkok di masa depan. 

Ahsan/Hendra sudah pernah merasakan betapa alotnya bermain kontra Liang Wei Keng/Wang Chang. Itu terjadi pada semifinal Malaysia Masters 2022 yang dimenangi oleh The Daddies 21-19, 21-17 pada 9 Juli lalu. Hendra bahkan memprediksi Liang Wei Keng/Wang Chang berpotensi menjadi ganda hebat. 

"Pasangan Tiongkok ini mempunyai karakter yang bagus dan mereka punya serangan yang baik, kami cukup kewalahan juga," ungkap Ahsan.

"Wang Chang pemain yang cepat. Ia pintar menutup-nutup bolanya. Ke depan mungkin mereka bisa berbahaya kalau mainnya sudah lebih safe," ujar Hendra menimpali.

(Indra)

Sumber foto: bwfworldtour.bwfbadminton