Libas Malaysia 3-0 Tim Thomas Indonesia Jumpa Denmark di Semifinal

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:32:39

 

Majalahbulutangkis.com- Tim bulutangkis putra Indonesia akan ditantang tim tuan rumah Denmark di laga semifinal Piala Thomas 2020 yang akan digelar di Ceres Arena, Aarhuis, Denmark, Sabtu malam (17/10).

Sukses Anthony Sinisuka Ginting dkk melaju ke babak 4 Besar diperoleh setelah dalam laga perempat final Jumat malam (16/10) secara meyakinkan membungkam tim Malaysia dengan skor telak 3-0.

Memasuki babak perempat final pertandingan sudah menggunakan sistem knock out. Dengan demikian partai keempat dan kelima tidak lagi dimainkan jika sudah ada tim yang meraih tiga kemenangan.

Kemenangan Indonesia atas Malaysia dibuka oleh Anthony setelah mengalahkan andalan Malaysia, Lee Zii Jia dua game langsung 21-14, 21-17 sekaligus mengantarkan Indonesia unggul 1-0 atas Malaysia.

Ginting lebih percaya diri menghadapi pemain rangking 8 dunia yang mengalahkannya di Piala Sudirman di Finlandia dua pekan lalu. Permainan yang lebih menyerang dan mengontrol permainan mengantarkan peraih perunggu Olimpiade Tokyo ini menang.

"Puji syukur saya bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik dan tanpa cedera. Saya bisa menyumbang angka. Dari awal saya diminta pelatih lebih agresif. Hanya saja uutuk mendapatkan angka saya harus siap capek," kata Ginting usai laga.

Di partai kedua pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tampil menggila saat bertemu Aaron Choa/Soh Wooi Yik . Tak hanya menang dan membawa Ibdobesia ubggul 2-0 atas Malaysia, kemenabgan itu sekakigus membayar lunas kegagalan atas lawan yang sama di Piala Sudirman lalu. Mereka akhirnya bisa memenangi laga krusial atas pasangan Malaysia tersebut dengan skor 21-17, 16-21, 21-15.

Kemenangan Indonesia akhirnya dipastikan oleh Jonatan Christie yang tampil di partai ketiga. Kemenangan melawan Ng Tze Yong dengan skor 14-21, 21-19, 21-16 selama 75 menit, mengantarkan Indonesia menang 3-0 atas Malaysia.

Jojo membuka game pertama, pola permainan lawan  memang lebih berkembang. Sementara Jojo rupanya kaget dengan pola permainan Ng Tze  Yong. Game pertama pun untuk lawan 14-21.

"Gim pertama saya merasa nervous, apalagi Indonesia sudah unggul 2-0. Kondisi itu justru membuat permainan saya tidak bisa lepas. Saya sangat berhati-hati. Sementara lawan sebagai pemain muda, malah bermain nothing to lose," aku Jojo.

Menurut Jojo, memenangkan pertandingan melawan Malaysia itu sangat penting. Rivalitas antara Indonesia dan Malaysia tak hanya terjadi di bulutangkis tetapi juga di cabang olahraga yang lain

"Makanya kemenangan saya dan Indonesia atas Malaysia di perempatfinal Piala Thomas ini terasa aman penting. Hari ini paling tidak kami bisa membalas kekalahan di Piala Sudirman lalu," tutur Jojo.

Menghadapi Denmark di semifinal yang menang 3-1 atas India, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Jojo. Maklum, penonton bakal mendukung habis pertandingan yang bakal berlangsung Sabtu (26/10) siang.

"Sebenarnya saya berharap bisa ketemu Denmark di final. Tetapi sudah harus bertemu di semifinal, tidak mengapa. Ini pasti sebuah pertandingan yang ketat dan menarik. Sebagai pemain, jika dimainkan, saya tentu ingin tampil terbaik. Saya ingin mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia," kata Jojo.

Menurut Jojo, seperti di Indonesia, Denmark pasti juga akan mendapat dukungan penonton. "Meski begitu, kamipun juga akan didukung suporter Indonesia yang hadir ke stadion. Terima kasih untuk suporter yang hari ini telah mendukung kami,"  ujar Jojo.

Kemenangan ini disambut positif Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky. Keberhasilan Anthony Sinisuka Ginting dkk., atas Negeri Jiran itu disebut sedikit mengobati rasa kecewa menyusul kegagalan tim Piala Uber Indonesia yang gagal ke semifinal usai dikalahkan Thailand 2-3.

"Kemenangan tim Piala Thomas atas Malaysia tentu layak disambut gembira. Para pemain sudah tampil baik. Performanya meningkat. Tetapi hal ini jangan sampai membuat pemain terlena," kata Rionny.

Dikatakan okeh Rionny, secara umum baik di tunggal maupun ganda, penampilan pemain bisa dikatakan lebih meningkat dibandingkan saat bertemu Thailand dan Chinese Taipei di penyisihan grup.

"Grafik kepercayaan diri dan motivasi para pemain sudah naik lagi. Semua yang diharapkan dari pelatih sudah bisa muncul di tengah lapangan. Pemain sudah berusaha  untuk mempersembahkan dan memberi yang terbaik untuk tim," sebut Rionny.

Menurutnya, Anthony Sisisuka Ginting, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan Jonatan tampil mengesankan. Terbukti Ginting dan Minions bisa membayar lunas kekalahan atas andalan Malaysia pada Piala Sudirman di Finlandia.

Meskipun begitu, Rionny meminta pelatih dan pemain bisa terus melakukan evaluasi untuk perbaikan. Mengingat, di babak semifinal melawan Denmark terasa makin berat. "Ini permainan beregu. Jadi pelatih dan pemain terus melakukan evaluasi menyangkut bagaimana persiapan ke depan menghadapi pertandingan selanjutnya," ujar Rionny.

"Yang pasti, kemenangan ini jangan membuat kita jadi puas karena masih ada pertandingan yang lebih berat di depan," tegas Rionny. (MB-01)