Fajar/Fikri Kandas di Final Singapore Open

Senin, 01 Juni 2026 05:34:30

 

Majalahbulutangkis.com- Kubu Indonesia harus pulang tanpa gelar juara di ajang bulutangkis Singapore Open 2026 Super 750 setelah ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian/Muhamad Shohibul Fikri kalah di laga final.

Fajar/Fikri menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil lolos ke final turnamen berhadiah total 1 juta dolar AS ini. Namun ambisi mereka merebut gelar pertamanya di musim 2026 kandas setelah di laga final Minggu (31/5) menyerah di tangan pasangan unggulan keempat dari India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dalam laga tiga game 21-18, 17-21, 16-21.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua yang telah mendukung. Kami tetap bersyukur meskipun belum menjadi juara. Kami sudah main maksimal tapi harus diakui lawan bermain sangat baik hari ini. Mereka sangat percaya diri dan mempunyai serangan yang sangat mematikan, beberapa kali kami terpaksa mengangkat bola yang langsung bisa dimanfaatkan,” ujar Fajar usai laga.

Diakui Fajar, penampilan ganda India tersebut di turnamen ini memang tampil sangat baik. Sebelumnya ereka  juga luar biasa mengalahkan Kim/Seo.

“Setelah ini, semoga kami terus konsisten di tahun ini. Kami memiliki banyak target di tahun ini, salah satunya yang terdekatnya adalah Indonesia Open minggu depan. Kami ingin menampilkan yang terbaik di sana, di hadapan publik sendiri, di Istora Senayan. Berharap kami bisa all out,” lanjut Fajar.

Fikri menambahkan di laga final setelah menang di gim pertama memang terjadi perubahan cara bermain.

“Di gim kedua dan ketiga mereka mengubah dari servis dan pengembalian pertama, mereka lebih cepat, lebih rapat juga jadi kami lebih banyak angkat bola dan itu menjadikan kami tertekan dengan situasi yang tidak bagus. Kami tetap selalu berusaha untuk keluar dari tekanan itu tapi mereka solid sekali. Kami harus menjaga segi pikiran, mental dan fokusnya untuk bisa tampil baik di Indonesia Open. Recovery badan juga harus sangat baik,” ungkap Fikri.

Sebelumnya harapan Indonesia di sektor tunggal putra Alwi Farhan harus terhenti di babak semifinal usai dikalahkan bintang muda Prancis, Alex Lanier dua game langsung 14-21, 11-21.

Alex pun sukses meraih gelar pertamanya di Super 750 setelah di final mengalahkan andalan tuan rumah Singapura, Loh Kean Yew dalam laga tiga game 17-21, 21-15, 21-14. (dar)