Li Junhui Umumkan Pensiun dari Pentas Bulutangkis

Jumat, 12 Nov 2021 19:23:08

 

Majalahbulutangkis.com- Pebulutangkis spesialis ganda putra andalan Tiongkok, Li Junhui memutuskan untuk pensiun dari pentas bulutangkis dunia. Keputusan mengejutkan ini diambil Junhui menyusul cedera lutut pada kanannya yang tak bisa sembuh total.

Dalam akun media sosial Weibo miliknya yang diunggah Jumat (12/11), Junhui mengungkapkan keputusannya pensiun memang sudah berdasarkan pemikiran yang matang. Ia memang mengalami cedera lutut kanan serius sejak 2017 lalu. Namun, beruntung Junhui masih bisa bertahan hingga tahun 2021.

Pebulutangkis kelahiran Lioaning, 10 Mei 1995 dengan postur 195 cm ini sejatinya masih menjadi salah satu pasangan yang ditakuti setiap lawan. Berpasangan dengan Liu Yuchen, mereka masih menduduki peringkat 4 BWF. Bahkan, terakhir mereka masih mampu menyumbang medali perak di ajang Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar Juli 2021 lalu. Di final mereka dipaksa menyerah di tangan pasangan Lee Yang/Wang Chi Lin dari China Taipei.

Membuka surat pensiunnya, Li menceritakan bagaimana bahagianya dia menjadi bagian dari olahraga bulutangkis terutama tim nasional Cina. Pemain berjuluk Twin Towers itu mengucapkan banyak terima kasih kepada semua orang yang terus mendukung karier bulu tangkisnya.

"Sepanjang karier saya ada banyak orang yang ingin saya ucapkan terima kasih. Mereka adalah orang-orang yang tidak pernah mengeluh, kecewa, dan terus memberi cinta serta bantuan kepada saya," kata Li Junhui seperti dilansir oleh Sina Sports.

Junhui juga menuliskan satu per satu orang-orang penting di balik kesuksesannya di dunia bulutangkis. Tak lupa, Li juga memberikan ucapan terima kasih kepada para penggemar yang selalu memberikan dukungan kepadanya selama ini.

"Kalian adalah orang-orang yang selalu mencintai dan mendukung saya. Ketika saya di atas podium, kalian selalu memberikan pujian. Ketika saya terjatuh, kalian memaklumi, menyemangati, dan mengingatkan saya. Kalian selalu mengikuti dan bersama saya selama bertahun-tahun. Terima kasih," begitu tulis atlet berusia 26 tahun tersebut.

Li lantas menjelaskan alasan dirinya memutuskan untuk mundur dari pelatnas dan pensiun dari dunia bulutangkis.

Atlet dengan tinggi 195cm tersebut mengaku mengalami cedera sendi lutut yang cukup kompleks dan sering kambuh meskipun telah melakoni berbagai jenis terapi pemulihan.

"Tahun 2017, saya tampil di Super League dan mengalami cedera meniskus akut di sendi lutut kanan hampir 3 derajat yang dikombinasikan dengan kontusio tulang femur distal dan proximal tibia," Li menjelaskan awal cederanya.

"18 tahun berkarier di dunia olahraga menyebabkan saya mengalami kelainan dan dislokasi sendi facet tulang belakang, sinovitis sendi metatarsophalangeal (sendi di jari kaki), dan sebagainya. Meskipun kondisinya membaik setelah melakoni berbagai terapi, cedera tersebut belum pulih sepenuhnya. Setiap kali saya meningkatkan porsi latihan maka penyakit tersebut kambuh. Sehingga saya kesulitan untuk mengikuti porsi latihan yang disusun pelatih seperti para pemain lain di tim," tutur Li Junhui.

Ia menambahkan bahwa dengan persaingan ganda putra yang semakin ketat, kondisi fisiknya saat ini membuat dia kesulitan bersaing. Tidak hanya fisik, Li mengatakan bahwa kondisi tersebut mempengaruhi spirit dan mental bertandingnya di lapangan.

"Saya tidak bisa memenuhi rencana latihan pelatnas karena cedera dan penyakit ini. Karena alasan ini pula pikiran dan spirit saya juga terpengaruh. Karena berbagai cedera tersebut, dengan berat hati saya umumkan bahwa saya akan mundur dari tim nasional dan mengumumkan pensiun," tutup Li Junhui.

Dengan mundurnya Li Junhui, hingga kini belum diketahui siapa yang menggantikan posisinya untuk dipasangkan dengan Liu Yuchen. Tanpa Twin Towers kekuatan ganda putra Tiongkok memang berkurang drastis. Pasangan lapis kedua dengan peringkat berikutnya adalah He Jiting/Tian Qing yang  berada di peringkat 22 BWF. (MB-01)