[Korea Open 2022] Dua Tunggal Putra ke Perempat Final
Kamis, 07 April 2022 14:37:18
Majalahbulutangkis.com- Dalam setiap cabang olahraga selalu ada ruang untuk sebuah kejutan. Itu juga terjadi pada babak II atau 16 besar Korea Open 2022.
Shesar Hiren Rhustavito di luar dugaan mampu mengalahkan Lakshya Sen. Unggulan keenam dari India ini adalah salah satu favorit juara turnamen berlevel BWF World Tour Super 500 tersebut.
Tak salah menempatkan Lakshya di posisi itu. Pasalnya, penampilannya sejak awal musim 2022 memang sangat luar biasa.
Pemain berusia 20 tahun ini menjuarai India Open Super 500 pada awal Januari. Kemudian, ia menjadi runner-up di German Open Super 300 dan All England Super 1000.
Lakshya lantas absen di Swiss Open Super 300 dan Orleans Open Super 100. Tanpa dua turnamen yang dilangsungkan hingga akhir Maret ini membuat kondisi Lakshya sangat bugar untuk Korea Open, 5-10 April.
Namun, faktanya tak demikian. Peringkat 9 dunia ini harus berjuang selama 62 menit demi menghentikan perlawanan pemain non-unggulan tuan rumah, Choi Ji Hoon, 14-21, 21-16. 21-18 pada babak I atau 32 besar, Selasa (5/4).
Saat bertemu Vito pada babak 16 besar, Kamis (7/4), Lakhsya seolah kehilangan tajinya. Vito menang relatif mudah dengan straight game 22-20, 21-9 hanya dalam tempo 33 menit.
Padahal, dua tunggal putra Indonesia lainnya sangat kesulitan meladeni permainan Lakhsya. Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie sama-sama telah merasakan satu kekalahan dari Lakshya.
Vito, yang menempati peringkat 24 dunia, mengakui strategi menyerang yang diterapkannya sulit untuk diantisipasi Lakshya.
"Alhamdulillah saya bisa menang hari ini. Kuncinya saya harus berani mengeluarkan tipe permainan saya, yaitu kontrol serang. Itu yang membuat saya bisa mengontrol permainan," kata Vito dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Di game pertama, saya sempat unggul, tapi di poin-poin akhir saya malah kurang fokus, sehingga banyak membuat kesalahan sendiri. Beruntung di masa kritis, saya bisa mengembalikan keadaan dan memenangkan game pertama.
"Di game kedua, saya bermain dengan tempo yang lebih cepat dan menyerang sehingga saya banyak menghasilkan poin. Saya juga terus berusaha fokus poin demi poin dan mengurangi kesalahan sendiri."
Di perempat final, Jumat (8/4), Vito bersua dengan Victor Svendsen. Wakil Denmark peringkat 75 dunia menyingkirkan Lucas Florent Claerbout, 21-14, 21-18, di babak 16 besar. Pemain Prancis ini adalah mendepak Ginting di babak 32 besar. Vito dan Svendsen belum pernah saling berhadapan.
Sukses Vito diikuti Jonatan Christie. Unggulan ketiga Korea Open 2022 ini menggerus wakil Jepang, Kodai Naraoka, 21-16, 21-11 dalam kurun 43 menit.
Celakanya, Jojo akan bertemu salah satu lawan beratnya, Kunlavut Vitidsarn. Pemain Thailand berperingkat 18 dunia ini melipat wakil Republik Ceko, Jan Laouda, 21-12, 21-15.
Jojo dan Kunlavut memiliki skor pertemuan 2-2. Pada dua benturan terakhir, Kunlavut menang pada babak 16 besar German Open 2022. Jojo membalasnya pada perdelapan final All England.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI
Baca Juga
- Malaysia Masters 2022: Chico Jadi Pemain Putra Pertama Papua Juarai BWF World Tour
- Thailand Open 2022: Main Enjoy FajRi Bekap Jagoan Malaysia
- Daihatsu Indonesia Masters: Indonesia Pastikan Satu Wakil Di Semifinal Ganda Campuran
- Kejurnas PBSI 2017, Ruselli Raih Gelar Tunggal Putri
- Soh Terpapar Covid-19, Ganda Malaysia Terancam Absen Di All England