Kejuaraan Asia 2018: Rizki/Della Raih Semifinal Pertama
Sabtu, 28 April 2018 06:00:53
.jpg)
Majalahbulutangkis.com- Pasangan ganda putri Indonesia, Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris semakin percaya diri. Tiket ke semifinal di ajang Badminton Asia Championships 2018 di Wuhan, Tiongkok pun berhasil diraih pasangan senior ini.
Sukses itu diraih setelah di perempat final Jumat (27/4) mengalahkan salah satu pasangan andalan Jepang, Naoko Fukuman/Kurumi Yanao dua game langsung 21-12, 21-12.
Ini adalah semifinal pertama yang diraih Rizki/Della di turnamen papan atas. Awalnya Rizki/Della mengira pertandingan akan diwarnai reli-reli panjang khas pemain Jepang. Namun nyatanya mereka dapat mengatasi hal tersebut.
"Kaget juga, kami pikir akan banyak reli-reli panjang dengan mereka. Tadi kami hanya bermain sabar, mereka lama-lama melakukan kesalahan sendiri," ujar Rizki.
"Kami memang banyak belajar dari penampilan kami sebelumnya. Kami nggak mau asal menyerang, Istilahnya, pertahanan lawan kami goyang dulu baru kami serang. Kalau kami serang terus menerus, mereka pertahanannya lebih rapat lagi, jadi betul-betul diatur serangannya," kata Della.
Di babak semifinal, Rizki/Della kembali berhadapan dengan wakil Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. Rizki/Della tercatat belum pernah bertemu dengan pasangan unggulan ketiga ini.
"Menurut kami, Fukushima/Hirota kualitas permainannya lebih bagus dari lawan kami hari ini. Mereka penampilannya lebih stabil. Mudah-mudahan kami bisa mengatasi mereka besok," tutur Rizki.
Kubu Indonesia sesungguhnya memiliki peluang meloloskan satu wakil lagi di nomor ganda putri melalui pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Namun, ganda putri terkuat Indonesia tersandung di tangan pasangan terbaik Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Lima kali bertemu, lima kali pula mereka harus mengakui keunggulan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 tersebut.
Pertemuan kelima terjadi di babak perempat final Badminton Asia Championships 2018. Greysia/Apriyani takluk dengan skor 19-21, 14-21. Greysia/Apriyani sudah sempat mengejar di akhir game kedua, namun Misaki/Ayaka yang begitu solid memang tak mudah untuk ditembus.
"Kami sudah mencoba menerapkan pola, sudah belajar dari kesalahan kami sebelumnya, ternyata masih belum bisa. Kami mau bilang apa lagi? Mau lawan, sudah berusaha lawan. Kami masih kalah dalam kontrol pikiran, banyak pukulan yang tidak yakin," ujar Greysia.
"Misaki/Ayaka adalah pasangan yang mainnya konsisten. Tiap posisi seperti apa, mereka jarang melakukan kesalahan sendiri. Kami sudah coba menerapkan beberapa pola, tapi benar kata kak Greys, semuanya dari pikiran kalau mau konsisten di pikiran," jelas Apriyani. (MB-01)
Baca Juga
- Menang WO Rehan/Lisa Ke Babak Kedua India Open
- All England 2019: Hendra/Ahsan Ulangi Sukses 2014
- Singapore Open 2022: Tunggal Putri Indonesia Habis Setelah Gregoria Kalah
- Indonesia Open 2018: Tontowi/Liliyana Akhirnya Taklukkan Istora Senayan
- Singapore Open 2019: Empat Tunggal Putri Indonesia Langsung Kandas