Kabar Pelatih Indonesia Paulus di Malaysia Masih Simpang Siur
Selasa, 12 April 2022 09:17:06

Majalahbulutangkis.com- Masa depan Paulus Firman masih belum jelas. Senin (11/4) mencuat dua berita kontras terkait pelatih ganda asal Indonesia berusia 53 tahun tersebut.
Awalnya, dikabarkan Paulus akan meninggalkan Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM). Kontrak Paulus dengan BAM, menangani sektor ganda campuran, akan habis pada 26 April dan saat ini tengah berada di Jakarta.
Paulus dirumorkan akan segera bergabung dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Timesport menyebut bahwa Paulus telah didekati pihak PBSI pada akhir tahun lalu.
Namun, kemudian rumor tersebut dibantah langsung oleh Direktur Olahraga sektor ganda, Rexy Mainaky. Mantan atlet ganda putra Indonesia ini menegaskan dirinya dan BAM masih melalukan perundingan dengan Paulus. BAM berniat mengikat Paulus sebagai pelatih ganda campuran sampai Olimpiade Paris 2024.
"Saya dan BAM masih melakukan negosiasi dengannya (Paulus) jadi rumor bahwa dirinya ingin hijrah itu tak benar. Saat ini, Paulus sedang berlibur karena dirinya sudah sangat lama belum pernah bertemu dengan keluarganya sejak pandemi," ungkap Rexy dilansir dari Stadium Astro.
Petualangan Paulus sebagai pelatih di BAM terbilang cukup lama. Ia bergabung kali pertama pada 2013 sebagai pelatih ganda putra. Namun, satu tahun kemudian, ia memilih hengkang untuk menerima pinangan menjadi Kepala Pelatih Tim Nasional Bulutangkis Filipina.
Paulus memegang jabatan itu hingga dipanggil pulang oleh BAM pada 2018. Di musim tersebut, Paulus sukses membawa Aaron Chia/Soh Wooi Yik menembus peringkat 10 besar dunia.
Pada Mei 2020, Paulus dialihkan ke posisi pelatih ganda campuran. Sayangnya, kinerjanya dinilai kurang memuaskan. Ini diindikasikan dengan terdepaknya dua ganda campuran senior, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dan Goh Soon Huat/Shevon Lai, dari timnas Malaysia pada 2021.
Meski begitu, BAM sepertinya masih menaruh kepercayaan kepada Paulus. Sebab, ia membantu dua ganda campuran Hoo Pang Ron/Cheah Yee See dan Shen Tang Jie/Peck Yen Wein menembus semifinal Piala Sudirman di Finlandia pada Oktober tahun lalu.
Jika benar pergi, Paulus jadi pelatih terakhir yang meninggalkan BAM sejak Rexy bergabung sebagai Direktur Pelatih Ganda tahun lalu.
Sejak itu, sudah ada tiga kepala pelatih yang memilih pergi dari BAM. Dimulai dari Chan Chong Ming (kepala pelatih ganda putri) pada Desember 2021, Indra Wijaya (kepala pelatih tunggal putri) pada Februari 2022, dan Flandy Limpele (kepala pelatih ganda putra) pada Maret 2022.
(Indra)
Sumber foto: BAM