Singapore Open 2022: Apriyani/Siti Fadia Tatap Gelar Juara Kedua

Sabtu, 16 Juli 2022 18:44:19

 

Majalahbulutangkis.com- Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti sukses melaju ke final Singapore Open 2022 yang akan dimainkan di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Minggu (17/7). 

Itu setelah di semifinal, Sabtu (16/7), ganda putri berperingkat 62 dunia ini mengalahkan Supissara Paewsampran/Puttita Supajirakul 19-21, 21-13, 21-19 dengan durasi 65 menit. 

Ini kemenangan kedua Apriyani/Siti Fadia atas ganda Thailand tersebut. Yang pertama terjadi di babak I atau 32 besar Malaysia Masters 2022, pekan lalu. Ketika itu, Apriyani/Siti Fadia menang relatif mudah 21-13, 21-10 hanya dalam tempo 26 menit. 

Apriyani mengakui Supissara/Puttita telah mempelajari permainan dirinya dan Siti Fadia. Ini yang membuat ganda Thailand berposisi 131 dunia itu sulit dikalahkan dibandingkan pada pertemuan pertama. 

"Di Malaysia Masters lalu kami memang menang mudah, berbedanya ya kan mereka tentu juga sudah menganalisa video. Terus mungkin juga sudah tahu bagaimana pola permainan kami," kata Apriyani dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.

"Ya rahasianya nggak ada sih, kami mau setiap pertandingan mau ambil prestasi terus sih. Jadi kayak ada selalu mau prestasi saja. Jadi, nggak ada rahasianya sih karena setiap atlet pasti setiap pertandingan mau berprestasi," imbuhnya. 

Dengan menapak final Singapore Open Super 500, Apriyani/Siti Fadia artinya telah dua kali berada di partai puncak dalam tiga turnamen terakhir. Sebelumnya, mereka mencapai final Malaysia Open Super 750 pada 3 Juli. Mereka menjadi juara setelah mengalahkan ganda Tiongkok, Zhang Shu Xian/Zheng Yu, 21-18, 12-21, 21-19, dengan durasi 71 menit. 

Di antara Malaysia Open dan Singapore Open ada Malaysia Masters Super 500. Sayangnya, Apriyani/Siti Fadia mentok di perempat final akibat kalah dari ganda Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. 

Kini Apriyani/Siti Fadia menatap gelar kedua mereka di turnamen BWF World Tour 2022. Namun, Zhang/Zheng sudah menunggu di final Singapore Open. Ini akan menjadi pertemuan ketiga kedua pasangan. Sebelum di final Malaysia Open 2022, mereka juga sudah berjumpa di babak II Indonesia Open Super 1000 pada 16 Juni. Kala itu, Apriyani/Siti Fadia menang juga lewat partai tiga game, 21-16, 16-21, 21-18, dengan durasi 80 menit. 

Itu berarti Apriyani/Siti Fadia harus siap bermain lama lagi melawan ganda Tiongkok yang kini menghuni ranking 19 dunia tersebut. Celakanya, kondisi cedera tumit Siti Fadia masih belum diketahui bisa pulih sepenuhnya atau tidak. 

Cedera itu membekap pemain berusia 21 tahun itu sejak di Malaysia Masters. Ia sempat mendapatkan perawatan medis di laga semifinal Singapore Open sebelum melanjutkan pertandingan dan menang.  

"Tumit kiri saya memang sudah terasa sakit dari Malaysia. Terasa sakit saat mengambil bola yang datangnya menghentak. Meski sakit saya tetap memaksakan diri untuk ngotot dan tampil habis-habisan. Maklum sudah tanggung di semifinal, harus memaksakan diri. Saya lupakan rasa sakit untuk merebut poin demi poin. Saya fokus ke permainan saja," ungkap Siti Fadia. 

Pengorbanan Siti Fadia jelas mendapatkan apresiasi tinggi dari sang pelatih, Eng Hian. Ini membuktikan sang pemain sudah sangat layak berdiri sejajar dengan pemain-pemain top lainnya. 

"Salut untuk Siti Fadia, yang memaksakan diri tetap tampil habis-habisan meski mengalami cedera tumit," ucap Eng Hian. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI