Jonatan Tidak Tampil di Swiss Open dan German Open

Sabtu, 06 Febuari 2021 19:06:34

 

Majalahbulutangkis.com- Salah satu tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie tidak diikutsertakan di ajang bulutangkis Swiss Open serta German Open yang akan berlangsung Maret mendatang. Tanpa Jonatan maka Indonesia hanya mengandalkan Anthony Sinisuka Ginting dan Shesar Hiren Rhustavito di nomor tunggal putra.

Menurut Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, Jonatan ditarik dari dua turnamen level Super 300 terkait kurang maksimalnya performa yang ia perlihatkan saat tampil di ajang Yonex Thailand Open dan Toyota Thailand Open di Bangkok, Januari lalu. Peraih medali emas Asian Games 2018 Jakarta itu di Yonex Thailand Terbuka terhenti di babak perempat final. Sedangkan di Toyota Thailand Terbuka, ia terganjal di babak pertama.

"Kemarin melihat penampilan atau performance Jojo di dua turnamen Thailand Open dia kurang maksimal, performance-nya kurang baik. Saya juga sudah konfirmasi dengan Hendry, pelatihnya, lebih baik dia berlatih dulu untuk perbaiki performance-nya untuk mengikuti kejuaraan selanjutnya. Setelah dia siap, baru dikirim kembali," tutur Rionny.

Ditambahkan oleh Hendry Saputra, kepala pelatih tunggal putra, kondisi anak didiknya memang belum siap untuk kembali berkompetisi. Menurutnya, lebih baik waktunya digunakan untuk berlatih.

"Jojo biarkan dia berlatih dulu, sampai dia siap untuk dikirim ke turnamen selanjutnya," tegas Hendry.

Selain tidak menyertakan Jonatan, PBSI juga urung memberangkatkan dua pemain muda Chico Aura Dwi Wardoyo dan Putri Kusuma Wardani.

Pertimbangan keduanya urung berangkat ke Swiss dan German karena daftar tunggu pemain pada dua turnamen di Eropa tersebut, posisi keduanya terlalu jauh untuk mendapat kesempatan bertanding.

"Untuk Putri KW dan Chico itu daftar tunggunya terlalu jauh. Chico berada pada urutan 17, sementara Putri KW urutan 40-an. Kita tidak mau ambil risiko kalau mereka berangkat dan tidak mendapat kesempatan bertanding, sayang waktunya. Lebih baik mereka berlatih dulu di sini, mempersiapkan dirinya untuk turnamen berikutnya," Rionny menjelaskan.

Biasanya, pada kondisi normal, terdapat babak kualifikasi pada turnamen level Super 300. Namun di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda, babak kualifikasi tersebut ditiadakan.

"Itu sangat disayangkan, pada masa pandemi seperti ini untuk level Super 300 dan 500 babak kualifikasinya ditiadakan. Kalau ada mungkin peluang besarnya pada Chico yang bisa tampil di kejuaraan itu," ucap Rionny.

Skuad Indonesia di Swiss Open:

Tunggal Putra: Anthony Sinisuka Ginting, Shesar Hiren Rhustavito

Tunggal Putri: Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan

Ganda Putra: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri

Ganda Putri: Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, Nita Violina Marwah/Putri Syaikah.

Ganda Campuran: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Skuad Indonesia di German Open:

Tunggal Putra: Anthony Sinisuka Ginting, Shesar Hiren Rhustavito

Tunggal Putri: Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan

Ganda Putra: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri

Ganda Putri: Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, Nita Violina Marwah/Putri Syaikah

Ganda Campuran: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. (MB-01)