Ini Alasan Lee Zii Jia Bisa Ikut Indonesia Masters-Open 2022
Rabu, 01 Juni 2022 23:07:48

Majalahbulutangkis.com- Federasi Bulutangkis Malaysia (BAM) telah memutuskan membatalkan seluruh wakil tunggal mereka, baik putra maupun putri, dari Indonesia Masters Super 500 dan Indonesia Open Super 1000.
Kedua turnamen bergengsi di Tanah Air ini berturut-turut digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 7-12 Juni dan 14-19 Juni. Bukan tanpa alasan BAM melakukan hal tersebut.
BAM, konon, ingin memperkuat sektor tunggal mereka untuk tampil di rumah mereka sendiri. BAM tak bisa mengelak kualitas para pemain tunggal mereka masih belum bisa menandingi tunggal-tunggal berkelas dunia.
Terlebih, selepas dua turnamen di Indonesia, Malaysia mendapat giliran menggelar Malaysia Open Super 750, 28 Juni-3 Juli, dan Malaysia Masters Super 500, 5-10 Juli. So, para pemain tunggal 'Negeri Jiran' dituntut tampil trengginas di depan publik sendiri.
Meski begitu, tunggal putra nomor 1 Malaysia, Lee Zii Jia, dipastikan akan turun di Indonesia Masters dan Indonesia Open. Meski ada kebijakan dari BAM tersebut, ini bisa dilakukan pemain berusia 24 tahun itu karena statusnya sebagai pemain profesional.
Sejak Januari lalu, Lee Zii Jia memang sudah keluar dari BAM dan memilih jalur profesional dalam karier bulutangkisnya. Dengan begitu, BAM tak bisa mengatur jadwal turnamen untuk peringkat 5 dunia tersebut. Lee Zii Jia bebas memilih turnamen-turnamen yang ingin diikutinya.
Jelas ini jadi keuntungan buat publik bulutangkis Tanah Air. Mereka jadi bisa menonton langsung kehebatan pemain besutan pelatih asal Indonesia, Indra Wijaya, tersebut.
Pada babak I atau 32 besar di kedua turnamen Indonesia tersebut, Lee Zii Jia bentrok tunggal-tunggal Thailand. Di Indonesia Masters, Lee Zii Jia bersua Sitthikom Thammasin. Sedangkan, di Indonesia Open, pemain kelahiran Alor Setar, Kedah, ini ditantang Kanthapon Wangcharoen.
Kehadiran Lee Zii Jia di Indonesia Masters dan Indonesia Open dijamin langsung oleh Indra. Kendati begitu, kakak kandung dari mantan ganda putra Indonesia, Candra Wijaya, ini menegaskan anak asuhnya mustahil sanggup menjuarai setiap turnamen yang diikutinya.
"Zii Jia bukanlah Superman. Ia hanya manusia biasa dan kita tak bisa mengharapkannya bermain dan juara tiap saat. Saya selalu bicara soal konsistensi. Sejak awal tahun ini, Zii Jia telah melakukannya dengan sangat baik dan itu yang ingin kita lihat," kata Indra dikutip dari New Straits Times.
"Target di sini adalah melihat seberapa jauh ia bisa bermain seperti sekarang. Terkadang, ia butuh istirahat. Bukanlah akhir dunia jika Zii Jia tak juara tiap saat.
"Kita akan harus menunggu dan melihat. Saat ini, saya bisa konfirmasikan bahwa Zii Jia akan bermain hingga Malaysia Masters pada Juli. Kita kemudian akan melihat setelah itu apakah ia harus rehat sejenak. Kejuaraan Dunia tetap menjadi prioritas tertinggi Zii Jia tahun ini."
Kejuaraan Dunia 2022 akan dihelat di Tokyo, Jepang, pada 22-28 Agustus. Sebelum itu, mungkin Lee Zii Jia telah menambah gelar juaranya tahun ini.
Sejauh ini, Lee Zii Jia tampil meyakinkan. Dari empat turnamen perorangan yang diikutinya, ia menjadi semifinalis di German Open dan All England Open dan menjuarai Badminton Asia Championships dan Thailand Open.
(Indra)
Sumber foto: FB BAM