Indonesia Masters 2022: Dua Tunggal Putri Utama Indonesia Beda Nasib

Rabu, 08 Juni 2022 16:45:35

 

Majalahbulutangkis.com- Satu tunggal putri Indonesia harus tersingkir lebih awal dari Indonesia Masters 2022. Itu setelah langkah Putri Kusuma Wardani (KW) langsung terhenti pada babak 32 besar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (8/6). 

Meski sempat memberikan perlawanan sengit di game pertama, Putri KW harus mengakui kehebatan He Bing Jiao. Tunggal putri Tiongkok yang menempati unggulan keenam ini menghajar Putri KW dua game langsung, 21-16, 21-14, dengan durasi 43 menit. 

Di perdelapan final, Kamis (9/6), He Bing Jiao, yang berperingkat 9 dunia, menanti pemenang laga antara wakil Thailand, Supanida Katethong, versus pemain Singapura, Yeo Jia Min. 

Putri KW gagal mengikuti jejak kompatriotnya di Pelatnas PBSI Cipayung, Gregoria Mariska Tunjung. Nasib pemain berusia 22 tahun ini lebih baik ketimbang rekannya yang berusia 19 tahun tersebut. 

Gregoria bertemu dengan lawan yang telah tiga kali dikalahkannya, yakni Phittayaporn Chaiwan. Tunggal putri Thailand ini menyerah dalam partai dua game, 14-21, 15-21, dengan durasi 35 menit. 

Gregoria mengungkap kunci kemenangannya atas Chaiwan ada pada bermain tanpa beban meski penonton sangat riuh di Istora. Terutama setelah ia selalu kandas di babak awal sejak All England Open hingga Badminton Asia Championships. 

"Saya sendiri tak merasa beban mengingat penonton pertandingan tak hanya fokus kepada saya. Saya akan berusaha menampilkan permainan terbaik saya di sini," kata Gregoria seusai pertandingan. 

"Tak ada target khusus mengingat saya akan berjuang semaksimal mungkin meraih hasil yang terbaik. Sempat merasa tegang karena pertama kali berlaga di hadapan suporter. Lama tak merasakan atmosfer seperti ini dan akhirnya saya bisa mengatasi hal tersebut," tambahnya.

Di babak 16 besar, Gregoria kini menunggu pemenang duel antara wakil Denmark Line Chritophersen kontra unggulan keempat dari India, Pusarla Venkata Sindhu. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI